MALANG, RADAR MALANG – Di tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, kebutuhan akan me time semakin dirasakan banyak orang. Namun, menikmati waktu untuk diri sendiri kini tidak lagi identik dengan liburan mewah atau aktivitas yang menguras biaya. Justru, kegiatan sederhana semakin banyak dipilih karena dinilai mampu memberikan ketenangan secara lebih alami.
Baca Juga: QRIS dan Dompet Digital Ubah Gaya Mengelola Uang, Praktis tetapi Perlu Kendali
Membaca buku di taman, berjalan kaki pada sore hari, menikmati secangkir kopi di rumah, hingga berkebun menjadi beberapa aktivitas yang kian digemari. Kesederhanaan tersebut memberi kesempatan bagi seseorang untuk beristirahat sejenak dari tuntutan pekerjaan maupun aktivitas digital yang padat.
Perubahan cara pandang ini juga dipengaruhi meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental. Banyak orang mulai menyadari bahwa kualitas waktu untuk diri sendiri lebih penting dibanding besarnya biaya yang dikeluarkan.
Baca Juga: Decluttering Bukan Sekadar Merapikan Rumah, tetapi Juga Bisa Menambah Penghasilan
Media sosial turut memperlihatkan tren tersebut melalui berbagai konten bertema slow living dan mindful living. Meski demikian, esensi me time tetap terletak pada kemampuan seseorang menikmati momen tanpa tekanan, bukan mengikuti standar yang dibentuk lingkungan.
Tren ini menunjukkan bahwa menjaga keseimbangan hidup dapat dimulai dari kebiasaan kecil. Me time tidak harus mahal, selama mampu menghadirkan rasa nyaman, tenang, dan membantu memulihkan energi untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Editor : Aditya Novrian