MALANG, RADAR MALANG – Nama Gunung Kawi di Kabupaten Malang kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Kawasan wisata religi ini viral setelah muncul berbagai konten yang mengaitkannya dengan praktik pesugihan, termasuk narasi yang menyeret sejumlah figur publik.
Ramainya pembahasan dipicu oleh potongan video wawancara di media sosial hingga konten beberapa kreator yang membahas mitos pesugihan di Gunung Kawi. Isu tersebut kemudian berkembang luas dan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Baca Juga: Besok Tayang! Film Foufo Karya Bayu Skak Siap Bikin Ngakak Lewat Komedi Sci-Fi Bernuansa Madura
Namun, di balik berbagai rumor yang beredar, Gunung Kawi sesungguhnya memiliki daya tarik yang jauh lebih beragam. Kawasan ini merupakan destinasi wisata religi yang menyuguhkan perpaduan sejarah, budaya, kuliner, hingga panorama alam yang sejuk. Berikut tujuh aktivitas yang bisa dilakukan saat berkunjung ke Gunung Kawi.
Ziarah ke Pesarean Gunung Kawi
Aktivitas utama yang dilakukan pengunjung adalah berziarah ke makam Eyang Jugo (Kanjeng Kyai Zakaria II) dan Raden Mas Iman Soedjono. Kedua tokoh tersebut dikenal sebagai pejuang sekaligus penyebar agama yang dihormati masyarakat. Banyak peziarah datang untuk berdoa, mengenang jasa mereka, serta mencari ketenangan batin.
Menikmati Keindahan Arsitektur Kelenteng
Di kawasan Gunung Kawi terdapat Vihara Dewi Kwan Im dan kompleks Keraton Gunung Kawi yang menjadi simbol akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa. Ornamen naga, lampion merah, ukiran khas Tiongkok, serta bangunan bergaya tradisional Jawa menjadikan kawasan ini menarik untuk dijelajahi.
Menelusuri Wisata Sejarah
Gunung Kawi menyimpan banyak cerita sejarah yang menarik. Pengunjung dapat melihat berbagai peninggalan seperti Guci Kuno, kompleks Keraton Gunung Kawi, hingga Pohon Dewandaru yang selama ini dikenal dalam cerita turun-temurun masyarakat. Selain itu, kawasan ini menjadi bukti harmonisasi budaya dan keberagaman yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Berburu Kuliner Tradisional
Setelah berkeliling, sempatkan mencicipi aneka kuliner khas yang dijual masyarakat sekitar. Mulai dari ubi rebus, lupis, tetel atau jadah, jajanan pasar tradisional, hingga kopi lokal yang cocok dinikmati di tengah udara pegunungan yang sejuk.
Berfoto di Spot Estetik
Bagi pecinta fotografi, Gunung Kawi menawarkan banyak sudut menarik. Arsitektur kelenteng yang megah, lorong-lorong bernuansa klasik, taman, hingga kawasan pesarean yang tertata rapi menjadi latar foto yang unik dan Instagramable.
Berbelanja Oleh-oleh Khas
Di sekitar kawasan wisata terdapat deretan toko yang menjual berbagai oleh-oleh. Pengunjung bisa membeli kerajinan tangan, suvenir bernuansa etnik, makanan khas, hingga hasil bumi masyarakat sekitar sebagai buah tangan sebelum pulang.
Healing Menikmati Udara Pegunungan
Terletak di lereng barat Gunung Kawi, kawasan ini menawarkan udara yang sejuk dengan pemandangan hijau yang menenangkan. Berjalan santai sambil menikmati suasana pegunungan menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari kesibukan sehari-hari.
Gunung Kawi membuktikan bahwa destinasi ini bukan hanya dikenal karena cerita-cerita yang berkembang di masyarakat. Lebih dari itu, kawasan ini menyimpan kekayaan sejarah, budaya, toleransi antarumat beragama, hingga potensi wisata yang layak dijelajahi. Jadi, jika berkunjung ke Malang, jangan ragu memasukkan Gunung Kawi ke dalam daftar destinasi wisata Kamu.
Baca Juga: Selepas Ajukan Banding dan Laporkan ke KY, Nadiem Juga Akan Laporkan Hakim ke Bawas MA
Editor : Aditya Novrian