MALANG, RADAR MALANG – Industri perfilman Hollywood kembali menghadapi tantangan setelah dua film yang sama-sama dinantikan, Moana live action dan Supergirl, dikabarkan tampil di bawah ekspektasi. Meski datang dari studio film besar dengan basis penggemar yang kuat, performa keduanya dinilai belum mampu memenuhi target box office maupun sambutan kritikus.
Moana live action mengadaptasi film animasi Disney tahun 2016 yang mengikuti petualangan Moana, seorang gadis pemberani yang berlayar melintasi samudra untuk menyelamatkan pulaunya bersama sang demigod, Maui. Sementara itu, Supergirl menghadirkan kisah Kara Zor-El, sepupu Superman yang berusaha menemukan jati dirinya sekaligus melindungi Bumi dari berbagai ancaman.
Mengapa Dianggap Flop?
Salah satu penyebab yang banyak disorot pada Moana live action adalah waktu perilisannya yang dinilai terlalu dekat dengan film animasi asli dan Moana 2. Kondisi tersebut membuat remake ini dianggap belum memiliki nilai nostalgia yang kuat. Selain itu, banyak penonton menilai film tersebut terlalu mirip dengan versi animasi sehingga tidak menawarkan pengalaman baru. Penggunaan CGI yang dominan juga menuai kritik karena dinilai kurang mampu menghadirkan visual yang lebih memukau dibandingkan film orisinal.
Sementara itu, Supergirl dinilai kesulitan menarik minat penonton karena diposisikan sebagai film kedua dalam semesta baru DC setelah Superman. Sejumlah kritikus juga menyoroti penyutradaraan, alur cerita, serta efek visual yang dianggap kurang maksimal. Di sisi lain, keputusan kreatif dalam membangun arah baru DC Universe ikut menjadi sorotan sehingga memengaruhi ekspektasi publik terhadap film tersebut.
Performa kedua film ini kembali menunjukkan bahwa popularitas studio film dan karakter ikonik tidak selalu menjamin kesuksesan di bioskop. Di tengah persaingan yang semakin ketat, ekspektasi penonton terhadap kualitas cerita, inovasi, dan penyajian visual menjadi faktor yang turut menentukan hasil akhir sebuah film di box office.
Baca Juga: Mengenal Film Bro dan Film Girl, Istilah Internet yang Mencerminkan Selera Menonton