MALANG, RADAR MALANG – Di tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, banyak orang mulai mencari cara sederhana untuk menjaga suasana hati tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Salah satu kebiasaan yang kini semakin populer adalah little treat, yaitu memberikan hadiah kecil kepada diri sendiri sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Rahasia Jordan Pickford Terbongkar! Botol Minumnya Berisi 'Contekan' Eksekutor Penalti Argentina
Little treat tidak selalu identik dengan barang mewah. Secangkir kopi favorit setelah menyelesaikan pekerjaan, membeli camilan yang sudah lama diinginkan, membaca buku di sore hari, atau meluangkan waktu berjalan santai di taman menjadi contoh sederhana yang banyak dilakukan masyarakat, terutama generasi muda. Kebiasaan ini dianggap mampu memberikan jeda sejenak dari tekanan pekerjaan maupun aktivitas akademik.
Popularitas little treat juga dipengaruhi oleh media sosial yang kerap membagikan momen-momen sederhana dengan pesan untuk lebih menghargai diri sendiri. Namun, di balik tren tersebut, muncul kesadaran bahwa self-reward sebaiknya dilakukan secara bijak dan tidak berubah menjadi kebiasaan konsumtif.
Baca Juga: Streetwear Tak Lagi Sekadar Tren, Gaya Berpakaian yang Terus Berkembang di Kalangan Anak Muda
Para pengamat perilaku konsumen menilai little treat dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan emosional apabila dilakukan sesuai kemampuan finansial. Memberikan penghargaan kepada diri sendiri setelah mencapai target tertentu dapat meningkatkan motivasi sekaligus mengurangi tingkat stres.
Jika sebelumnya penghargaan diri sering dikaitkan dengan liburan atau pembelian bernilai besar, kini pengalaman kecil yang bermakna justru lebih banyak dipilih. Hal tersebut menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari pengeluaran besar, melainkan dari kemampuan menikmati momen sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Aditya Novrian