Bilal Pilih Frank Sinatra, Isyana Pilih Rawon: Cerita Ringan di Balik Panggung Jazz Gunung Bromo

Hanif Pratama • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:28 WIB
Bilal Indrajaya dan Isyana Sarasvati berbagi cerita ringan usai tampil di hari pertama BRI Jazz Gunung Bromo 2026, mulai dari rekomendasi lagu jazz hingga kuliner favorit di tengah dinginnya udara Bromo.
Bilal Indrajaya dan Isyana Sarasvati berbagi cerita ringan usai tampil di hari pertama BRI Jazz Gunung Bromo 2026.
PROBOLINGGO, RADAR MALANG – Penampilan di panggung BRI Jazz Gunung Bromo 2026 tak hanya menyisakan cerita tentang musik. Di balik sorotan lampu panggung dan udara dingin pegunungan Bromo, Bilal Indrajaya dan Isyana Sarasvati juga membagikan sisi personal mereka saat berbincang dengan awak media usai tampil, Jumat (24/7/2026).

Bilal mendapat pertanyaan mengenai lagu jazz yang menurutnya paling menggambarkan suasana Jazz Gunung Bromo. Tanpa ragu, ia menyebut tiga lagu klasik yang kerap ia nikmati dan dinilai selaras dengan atmosfer festival yang hangat sekaligus elegan.

"Lagu dari The Ink Spots yang berjudul If I Didn't Care. Terus My Funny Valentine sama You Make Me So Young dari Frank Sinatra," ujar Bilal.

Pilihan tersebut didominasi karya-karya jazz klasik yang dikenal dengan nuansa lembut dan romantis. Menurut Bilal, lagu-lagu itu mampu merepresentasikan suasana panggung Jazz Gunung yang berpadu dengan lanskap alam Bromo.

Baca Juga: Usai Debut di Jazz Gunung Bromo, Bilal Indrajaya Buka Peluang Garap Lagu Jazz

Sementara itu, Isyana Sarasvati justru berbagi cerita yang lebih sederhana. Saat ditanya makanan yang paling cocok dinikmati sebelum tampil di tengah udara dingin Bromo, penyanyi sekaligus komponis tersebut langsung menyebut satu menu khas Jawa Timur.

"Rawon anget enak banget," katanya sambil tersenyum.

Jawaban singkat itu menggambarkan bagaimana dinginnya udara pegunungan membuat semangkuk rawon hangat menjadi pilihan yang pas sebelum naik ke atas panggung.

Meski berbeda, jawaban Bilal dan Isyana sama-sama memperlihatkan sisi personal keduanya di luar penampilan mereka sebagai musisi. Bilal memilih membagikan referensi musik yang menurutnya cocok menemani suasana Jazz Gunung Bromo, sementara Isyana menunjukkan kesederhanaannya lewat pilihan kuliner yang mampu menghangatkan tubuh sebelum tampil.

Baca Juga: Isyana Sarasvati Tutup Hari Pertama BRI Jazz Gunung Bromo 2026, Bawakan Lagu-Lagu "Sangar" dalam Balutan Akustik 

Editor : Aditya Novrian
BRI Jazz Gunung Bromo 2026 Bilal Indrajaya isyana sarasvati