MALANG KOTA, RADAR MALANG - Minat masyarakat ke bisnis properti model rumah kost mulai tinggi. Satu pemicunya, nilai investasinya cukup tinggi di Kota Malang. Peluang itu dimanfaatkan Tomoland untuk mengembangkan kawasan eksklusif seperti Graha Agung Merjosari di Jalan Perum Joyo Grand, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru.
Proyek yang unitnya sudah terjual semua itu adalah garapan kelima Tomoland. Sebelumnya pengembangkan properti itu juga membangun proyek kost seperti Graha Agung Sigura-gura di Kecamatan Sukun, rumah dan kos Graha Agung Highland di Kecamatan Dau, The Comfy Kost di Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, dan Royal Avenue di Kecamatan Blimbing.
Tak hanya fokus membangun proyek-proyek perumahan dan rumah kost, Tomoland juga terus konsisten menyejahterakan masyarakat sekitar. Salah satunya dengan santunan 100 anak yatim yang diselenggarakan pada Jumat lalu (31/7). ”Sejak awal kami memang berkomitmen menjalankan bisnis yang manfaatnya bisa dirasakan warga sekitar juga,” kata Direktur Utama Tomoland Singgih Kharisma Aristyawan.
Santunan anak yatim dan pembagian bantuan sosial itu tak hanya dilakukan tahun ini. Aktivitas itu rutin dijalankan sejak 2023 lalu. Tak hanya itu, Tomolond juga rutin menyisihkan keuntungan untuk mengembangkan pendidikan. Salah satunya di yayasan Raoudhotul Muttaqin di Karangploso.
Santunan anak yatim yang rutin dilakukan itu sekaligus ikhtiar Tomoland meminta doa kepada masyarakat luas. Sebab dalam waktu dekat bakal diresmikan lagi proyek rumah kost di daerah Dewandaru, Kecamatan Lowokwaru yang diberi nama Brawijaya Premiere Kost. ”Kami butuh dukungan dari masyarakat sekitar untuk membangun 56 unit rumah kost lagi dengan kawasan hunian yang punya ekosistem bagus,” pungkasnya. (aff/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang