- Red Dead Redemption 2
Meski bukan judul baru, RDR2 tetap menjadi salah satu standar emas game open world hingga kini. Digarap Rockstar Games, studio yang sama dengan pengembang GTA, gim ini membawa pemain menjelajahi dunia koboi Amerika di penghujung era Wild West lewat kisah geng Van der Linde. Kombinasi narasi mendalam, detail lingkungan realistis, dan kebebasan eksplorasi membuat RDR2 masih relevan dimainkan bertahun-tahun setelah rilis pertamanya pada 2018.
2. Ghost of Yōtei
Sekuel dari Ghost of Tsushima ini menawarkan latar Jepang feodal yang memukau secara visual, mengambil lokasi di kawasan Ezo (kini Hokkaido). Dikembangkan Sucker Punch Productions, gim ini menghadirkan pertarungan pedang khas samurai dipadukan lanskap alam yang dramatis, mulai dari hutan lebat hingga pegunungan bersalju. Sejak dirilis, Ghost of Yōtei banyak disebut komunitas gamer sebagai salah satu game dengan visual paling sinematik di konsol PlayStation 5.
3. Crimson Desert
Dikembangkan studio asal Korea Selatan, Pearl Abyss, Crimson Desert resmi meluncur pada Maret 2026 dan langsung mencuri perhatian lewat dunia fantasi gelap yang detail. Gim ini menawarkan pertarungan intens berbasis fisika serta eksplorasi dunia luas yang dipenuhi elemen bertahan hidup, cocok bagi penggemar RPG aksi dengan nuansa lebih kelam dibanding GTA.
4. Forza Horizon 6
Bagi penggemar unsur balapan dan eksplorasi kendaraan di GTA, Forza Horizon 6 bisa jadi alternatif menarik. Dikembangkan Playground Games dan dirilis pada 19 Mei 2026, seri terbaru ini membawa pemain menjelajahi replika dunia terbuka Jepang dengan detail visual tinggi. Gim ini tersedia langsung bagi pengguna layanan Xbox Game Pass Ultimate dan PC Game Pass sejak hari pertama rilis.
5. Elden Ring
Bagi pemain yang menginginkan tantangan lebih berat, Elden Ring dari FromSoftware tetap jadi pilihan solid meski telah dirilis sejak 2022. Dunia fantasi luas bernama Lands Between ini dipenuhi rahasia tersembunyi, musuh tangguh, dan kebebasan eksplorasi non-linear yang membuatnya berbeda dari game open world modern lain, sekaligus tetap ramai dimainkan berkat pembaruan konten tambahan hingga 2026.
Editor : Aditya NovrianSumber : Dikutip dari berbagai sumber