RADAR MALANG – Setiap 13 Agustus diperingati sebagai Hari Kidal Sedunia atau International Left-Handers Day. Peringatan ini bertujuan mengajak masyarakat memahami pengalaman orang-orang yang lebih banyak menggunakan tangan kiri dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Kidal bukanlah sebuah kekurangan. Kondisi ini merupakan salah satu variasi alami dalam kemampuan manusia menggunakan tangan. Secara global, sekitar 10 persen orang diketahui lebih dominan menggunakan tangan kiri.
Sejarah dan Tujuan Peringatan Hari Kidal Sedunia
Peringatan Hari Kidal Sedunia pertama kali diperkenalkan oleh Dean R. Campbell, pendiri Lefthanders International, pada 13 Agustus 1976.
Baca Juga: 18 Agustus 2026 Bukan Cuti Bersama, Besoknya Tetap Masuk Kerja?
Salah satu alasan pentingnya peringatan ini adalah masih banyak benda dan fasilitas yang dibuat dengan mempertimbangkan pengguna tangan kanan.
Kondisi tersebut dapat membuat sejumlah aktivitas terasa kurang nyaman bagi orang kidal, misalnya ketika menggunakan gunting, meja belajar, alat tulis, maupun perlengkapan dapur.
Selain meningkatkan kesadaran, Hari Kidal Sedunia juga menjadi pengingat pentingnya menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Hal ini mencakup desain produk, fasilitas pendidikan, hingga tempat kerja. Peringatan tersebut turut menjadi upaya mengurangi stigma terhadap orang kidal yang masih ditemukan dalam sejumlah masyarakat dan budaya.
Cara Memperingati
Ada berbagai cara sederhana untuk ikut memperingati Hari Kidal Sedunia. Orang kidal dapat membagikan pengalaman mereka melalui media sosial dengan menggunakan tagar #LeftHandersDay. Sementara itu, orang yang terbiasa menggunakan tangan kanan dapat mencoba melakukan aktivitas tertentu menggunakan tangan kiri untuk mendapatkan gambaran mengenai tantangan yang mungkin dirasakan oleh kaum kidal.
Baca Juga: Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tanggal 14 Agustus 2026, Apakah Libur? Simak Faktanya
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari beberapa sumber