MALANG, RADAR MALANG – Crimson Desert, gim aksi RPG garapan Pearl Abyss yang resmi meluncur Maret 2026, membawa pemain menyelami kisah Kliff Macduff, kapten sekaligus pemimpin kelompok tentara bayaran bernama Greymanes.
Baca Juga: 5 Game Open World Terbaik untuk Mengisi Waktu Sebelum GTA 6 Rilis
Menurut catatan resmi dari situs Crimson Desert, Kliff Macduff digambarkan sebagai prajurit berpengalaman yang dibentuk lewat berbagai pertempuran di bawah asuhan komandan legendaris bernama Gian. Kisahnya berlatar di benua fiksi bernama Pywel, wilayah yang dilanda gejolak politik dan ancaman kekuatan mistis.
Perjalanan Kliff dimulai dari tragedi kelam, ketika kelompok bernama Black Bears yang dipimpin panglima perang Myurdin menyerang dan menghancurkan pasukan Greymanes dalam sebuah serangan malam yang brutal. Kliff yang sempat dikira tewas justru selamat dan terbangun di kawasan misterius bernama Abyss, sebelum akhirnya bangkit kembali untuk menyatukan kembali rekan-rekannya yang tercerai berai.
Berbeda dengan game aksi RPG lain yang menawarkan karakter dapat disesuaikan penuh sejak awal, Crimson Desert justru menghadirkan Kliff sebagai sosok protagonis dengan identitas tetap. Meski begitu, menurut penjelasan Beebom, gim ini tetap menawarkan kebebasan luas dalam gaya bertarung, mulai dari pedang panjang, perisai, busur, hingga teknik bertarung tangan kosong.
Selain Kliff, pemain turut dapat mengendalikan dua karakter pendukung lain secara bergantian, yakni Damiane dan Oongka, meski keduanya tidak dapat digunakan dalam pertarungan besar melawan bos utama cerita. Kliff tetap menjadi tumpuan utama sepanjang jalur cerita, sekaligus penentu nasib rekan-rekan Greymanes yang selamat.
Aktor pengisi suara Kliff, Alec Newman, yang juga dikenal lewat perannya sebagai Adam Smasher di Cyberpunk 2077, mengungkapkan proses pengembangan karakter ini berlangsung sangat panjang. Menurutnya, ia sempat merekam dialog selama hampir lima tahun, dengan perubahan besar termasuk pergantian nama karakter dari sebelumnya "Macduff" menjadi "Kliff" di tengah proses produksi.
Editor : Aditya NovrianSumber : Dikutip dari berbagai sumber