White House Down Tayang di Layar Kaca, Ini Sinopsis dan Alasan Tak Ada Sekuel

Nabillah Puteri Vinandika • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13 WIB
Poster resmi film laga White House Down yang menampilkan aksi Channing Tatum bersama Jamie Foxx dalam misi penyelamatan Presiden Amerika Serikat di Gedung Putih. (Foto: Dok. Sony Pictures via Suara Merdeka)
Poster resmi film laga White House Down yang menampilkan aksi Channing Tatum bersama Jamie Foxx dalam misi penyelamatan Presiden Amerika Serikat di Gedung Putih. (Foto: Dok. Sony Pictures via Suara Merdeka)

 MALANG, RADAR MALANG Film aksi laga populer bertema kepresidenan Amerika Serikat, White House Down, kembali menyapa pemirsa di layar kaca. Film rilisan tahun 2013 arahan sutradara spesialis bencana Roland Emmerich ini menyajikan ketegangan intens aksi penyelamatan orang nomor satu di Gedung Putih.

Kisahnya berpusat pada John Cale (Channing Tatum), seorang polisi Capitol yang tengah berupaya memperbaiki hubungannya dengan sang putri, Emily Cale (Joey King), dengan membawanya mengikuti tur resmi ke Gedung Putih. Pada hari yang sama, Cale dijadwalkan menjalani wawancara untuk posisi agen pengawal kepresidenan (Secret Service), namun permohonannya ditolak.

Situasi damai berubah menjadi mimpi buruk saat sekelompok tentara bayaran paramiliter bersenjata lengkap menyusup dan mengambil alih kompleks kepresidenan. Presiden AS James Sawyer (Jamie Foxx) disandera di dalam kediamannya sendiri. Berbekal naluri taktis dan tekad melindungi putrinya yang terjebak di area konflik, Cale bergerak mandiri mengevakuasi sang presiden sekaligus menggagalkan konspirasi tingkat tinggi di tubuh pemerintahan.

Kendati meraup basis penggemar yang loyal serta menampilkan chemistry apik antara Channing Tatum dan Jamie Foxx, pihak studio tidak pernah merealisasikan kelanjutan proyek sekuel (White House Down 2). Alasan utamanya bertumpu pada performa finansial di tangga box office global.

Dengan anggaran produksi masif yang menembus sekitar 150 juta dolar AS, film ini hanya mencatatkan pendapatan kotor global sebesar 205 juta dolar AS, angka yang dinilai belum mencapai titik keuntungan ideal bagi Sony Pictures setelah dikurangi biaya promosi dan distribusi. Selain itu, jadwal rilisnya berdekatan dengan film berpremis serupa, Olympus Has Fallen, yang lebih dulu mendulang laba dengan biaya produksi jauh lebih efisien sehingga berhasil membangun waralaba sekuel mandiri.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dikutip dari berbagai sumber
White House Down Film Bioskop Trans TV SInopsis White House Down Film Aksi