Tren Me Time di Kalangan Anak Muda, Tak Harus Pergi Jauh

Luciana Ramadhani Putri • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Ilustrasi seseorang menikmati waktu sendiri sebagai bagian dari tren me time di kalangan anak muda. Sumber: Pinterest/@jadapaden
Ilustrasi seseorang menikmati waktu sendiri sebagai bagian dari tren me time di kalangan anak muda. Sumber: Pinterest/@jadapaden

 

MALANG, RADAR MALANG – Kesibukan kuliah, pekerjaan, organisasi, hingga aktivitas di media sosial membuat anak muda semakin membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Di tengah rutinitas tersebut, me time atau meluangkan waktu untuk diri sendiri mulai menjadi bagian dari gaya hidup sebagian anak muda.

Me time tidak selalu dilakukan dengan pergi berlibur atau mengunjungi tempat tertentu. Aktivitas sederhana seperti membaca buku, mendengarkan musik, menulis jurnal, berjalan-jalan sendiri, hingga sekadar menikmati waktu di rumah dapat menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang.

Bagi sebagian anak muda, memiliki waktu tanpa tuntutan dari aktivitas maupun lingkungan sekitar dapat menjadi kesempatan untuk melepas penat. Setelah menjalani berbagai kegiatan sepanjang hari, mereka memilih menggunakan waktu tersebut untuk melakukan hal-hal yang disukai atau sekadar beristirahat.

Kebiasaan ini juga dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan gawai. Sebagian orang memilih mematikan notifikasi atau berhenti sejenak dari media sosial agar tidak terus menerima berbagai informasi. Dengan begitu, waktu luang dapat digunakan tanpa terlalu banyak distraksi dari layar ponsel.

Tempat untuk menikmati me time pun tidak harus jauh. Ada yang memilih duduk sendiri di kafe sambil menikmati kopi, membaca buku di taman, atau menghabiskan waktu di rumah. Bagi sebagian anak muda, aktivitas tersebut cukup untuk memberi jeda dari rutinitas yang padat.

Perubahan pandangan terhadap waktu sendiri juga membuat me time tidak lagi selalu dikaitkan dengan kesepian. Meluangkan waktu untuk diri sendiri dapat menjadi kesempatan untuk mengenali kebutuhan pribadi, mengevaluasi aktivitas yang telah dijalani, sekaligus memberikan jeda sebelum kembali menjalankan rutinitas.

Meski demikian, me time tetap perlu dilakukan secara seimbang. Waktu sendiri dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang menyenangkan selama tidak membuat seseorang sepenuhnya menghindari interaksi sosial. Pada akhirnya, me time bukan tentang seberapa jauh seseorang pergi, melainkan bagaimana memanfaatkan waktu untuk beristirahat dan kembali menjalani aktivitas dengan lebih siap.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dikutip dari berbagai sumber
Anak Muda Gen Z gaya hidup me time