Dari Indonesia untuk Dunia, Ini Beberapa Studio Game Lokal yang Patut Dikenal

Muchammad Nasrulloh Assidiqi • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:05 WIB
LEBIH SERU: Bermain game di PC terasa lebih seru jika menggunakan joystick wireless yang responsif dan nyaman digenggam.
LEBIH SERU: Bermain game di PC terasa lebih seru jika menggunakan joystick wireless yang responsif dan nyaman digenggam.

Malang, Radar Malang – Industri game Indonesia menjadi salah satu industri ekonomi kreatif yang didorong oleh pemerintah. Pada Konferensi Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2024, Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika saat itu menyebut Indonesia menjadi pasar game terbesar di dunia.

Lebih lanjut, laporan dari Agate Whitepaper 2025 menyebutkan bahwa lebih dari 192 juta jiwa di Indonesia adalah pemain game. Jumlah tersebut merupakan 43% dari jumlah gamer di Asia Tenggara.

Kendati memiliki pangsa pasar yang luas, peluang pasar yang luas tersebut masih belum terserap secara maksimal oleh pengembang game lokal. Laporan Agate Whitepaper lebih lanjut menunjukkan bahwa pangsa pasar lokal masih didominasi oleh pengembang luar, sementara pengembang lokal menguasai hanya 0,5 persen pangsa pasar.

Nah, Indonesia sendiri memiliki beberapa studio pengembang game yang siap bersaing di industri game global dan mungkin masih belum terdengar ke telinga kita. Mari berkenalan dengan beberapa studio tersebut! 

Baca Juga: GTA 6: An Extended Look Resmi Tayang, Gameplay 26 Menit Ungkap Vice City 

Baca Juga: Selain Seri GTA, Ini Deretan Game Rockstar Games yang Bisa Kamu Mainkan Sebelum GTA VI Rilis

1 . Agate Studio 

Studio ini didirikan pada tahun 2009 oleh 18 orang pendiri. Sejak awal berdiri Agate mengalami jatuh bangun dalam perjalanannya. Berulang kali game yang dibuat oleh Perusahaan yang berpusat di Bandung tersebut gagal menjadi pemenang dalam sebuah kompetisi game. Kesulitan finansial pun turut dialami oleh Agate saat awalnya. Namun Agate berhasil melewati masa-masa tersebut. Kini dari yang memiliki belasan karyawan, Agate kemudian memiliki ratusan karyawan dan telah mengembangkan sebanyak 200 game.

Beberapa game besutan Agate Studio yang dapat kamu mainkan antara lain Valthirian Arc: Hero School Story, DreadHaunt, Blades of Mirage, dan Rifstorm. 

2. Toge Productions 

Studio ini dibentuk pada tahun 2009 oleh Kris Antoni. Kris menyebut bahwa motivasi awal dari ia memutuskan untuk membuat game adalah karena iseng. Sama seperti Agate, perjalanan Toge Productions juga terdapat suka dan duka di dalamnya. Kini selain memasarkan produk mereka untuk android dan Ios, mereka juga merambah ke platform konsol seperti Nintendo Switch dan Playstation 4.

Ciri khas yang melekat dari game Garapan Toge Productions yaitu pemilihan pixel dan ilustrasi 2D sebagai visual game yang mereka produksi. A Space for The Unbound, Infectonator, Rising Hell, Kriegsfront Tactics, dan Coffee Talks. 

Baca Juga: Game Terlaris Steam Minggu Ini: How to Fish Salip Counter-Strike 2

Baca Juga: Red Dead Redemption 2: Kenali Arthur Morgan, Protagonis yang Jadi Ikon Game Open World

3. Digital Happiness 

Bandung lagi-lagi menjadi rumah bagi pengembang game Indonesia. Selain Agate Studio yang berbasis di Bandung, Bandung juga erupakan rumah dari Studio Digital Happiness. Studio ini berdiri pada tahun 2011 dan disahkan pada tahun 2013. Salah satu produksi terkenal dari Digital Happiness adalah Dreadout.

Game tersebut menceritakan tentang sekelompok anak SMA dan guru mereka yang  tersesat di sebuah kota terbengkalai dan harus menghadapi terror dari hantu di kota tersebut. Game tersebut begitu populer hingga dimainkan oleh banyak YouTuber, hingga YouTuber internasional sekaliber Pewdiepie juga pernah memainkan game tersebut.

Kini mereka juga melebarkan sayap dengan menggandeng sejumlah pihak untuk berkolaborasi. Dalam pameran tahunan mereka DHXP 2026, mereka membocorkan proyek kolaborasi yang mereka garap seperti Jurnal Risa: Dark Destiny. Selain game tersebut dan Dreadout series, game horror yang dapat kamu coba yakni Broomstick Exorcist yang dapat kamu dapatkan di platform Steam.

Baca Juga: Riftstorm, Game Buatan Indonesia Resmi Rilis Global di Steam Usai Digarap 5 Tahun

Baca Juga: 5 Game Open World Terbaik Buat Isi Waktu Sebelum GTA 6 Meluncur November

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah berbagai sumber
Agate Studio Toge Productions Digital Happiness indonesia Game