Dulu Cuma Jadi Tontonan, 5 Film Ini Ternyata Punya Makna Kehidupan

Kunti Kusumastuti • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 20:30 WIB
Salah satu adegan dalam film Bridge to Terabithia. (WallpaperCat)
Salah satu adegan dalam film Bridge to Terabithia. (WallpaperCat)

 
MALANG KOTA –
Dulu, beberapa film mungkin hanya ditonton untuk mengisi waktu luang. Tetapi ketika disaksikan kembali saat dewasa, ceritanya bisa menghadirkan makna yang berbeda. Berikut lima film masa kecil yang ternyata memiliki makna kehidupan.

Baca Juga: Film Animasi Jumbo Tembus 40 Negara, Bukti Karya Anak Bangsa Mendunia

Bridge to Terabithia (2007)

Bridge to Terabithia mengisahkan Jess dan Leslie yang menciptakan dunia rahasia bernama Terabithia. Film ini menyentuh hati karena menggambarkan pengalaman kehilangan dan belajar menerima kenyataan. Imajinasi menjadi pelarian dari dunia nyata yang keras sekaligus menjadi sumber kekuatan.

“Just close your eyes and keep your mind wide open.”

Matilda (1996)

Matilda menceritakan tentang seorang anak perempuan jenius bernama Matilda Wormwood yang memiliki kekuatan telekinetik atau kemampuan menggerakkan benda dengan pikiran. Ia hidup di tengah keluarga yang egois dan sering meremehkannya. Tetapi Matilda tidak pernah berhenti untuk menjadi anak yang baik dan berani.

“One way or another, though, every human being is unique, for better or for worse.”

Baca Juga: Dukung Karya Anak Bangsa! Ini 5 Rekomendasi Film Animasi Indonesia yang Layak Ditonton

Uptown Girls (2003)

Uptown Girls mengisahkan tentang Molly Gunn, seorang putri musisi rock legendaris yang hidup manja, gemar berpesta, dan naif. Hidup Molly berubah drastis saat akuntannya menggelapkan seluruh warisan peninggalan ayahnya. Kemudian, Molly harus mencari pekerjaan dan akhirnya direkrut sebagai pengasuh anak. Ia bertemu dengan Ray, seorang anak perempuan yang sikapnya jauh lebih dewasa darinya.

“Every story has an end. But in life, every ending is just a new beginning.”

The Parent Trap (1998)

The Parent Trap menceritakan dua anak–Annie dan Hallie, yang awalnya bermusuhan di perkemahan musim panas. Kemudian baru menyadari bahwa mereka adalah anak kembar setelah mencocokkan foto orang tua mereka. Tujuan mereka berubah menjadi misi untuk mempertemukan kembali ayah dan ibu agar mereka bisa hidup bersama sebagai keluarga utuh.

“I made the mistake of not coming after you once. I’m not gonna do that again, no matter how brave you are.”

A Little Princess (1995)

A Little Princess mengisahkan tentang Sara Crewe, seorang anak perempuan periang yang harus tinggal di asrama yang ketat di New York karena ayahnya pergi berperang dalam Perang Dunia 1. Ketika mendapat kabar bahwa ayahnya gugur di medan perang, kepala sekolahnya yang kejam, Miss Minchin, merampas semua harta Sara dan memindahkannya ke loteng. Kemudian Sara dipaksa bekerja sebagai pelayan.

“I am a princess. All girls are.”

Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Animasi Seru, Cocok untuk Ditonton Bareng Keluarga

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
film anak Bridge to Terabithia film keluarga