Ketika Warna Jadi Penentu Gaya, Tren Personal Color Analysis di Kalangan Anak Muda

Siti Aisyah • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 22:00 WIB
Tren personal color analysis semakin populer di kalangan anak muda. Sumber: unsplash.com
Tren personal color analysis semakin populer di kalangan anak muda. Sumber: unsplash.com

Malang, Radar Malang — Tren personal color analysis belakangan semakin populer di kalangan anak muda, terutama mereka yang tertarik dengan fashion dan kecantikan. Metode ini digunakan untuk mengetahui kelompok warna yang dianggap paling sesuai dengan karakteristik alami seseorang, seperti warna kulit, rambut, dan mata.

Hasil analisis tersebut kemudian dapat menjadi panduan dalam memilih warna pakaian, riasan, hingga aksesori. Pemilihan warna yang tepat dianggap dapat membuat penampilan terlihat lebih harmonis dan segar, sekaligus membantu seseorang membangun gaya personal.

Baca Juga: Tren “Get Ready With Me” di Media Sosial, Makeup Kini Jadi Bagian dari Konten

Konsep personal color analysis berkembang dari teori harmoni warna yang membagi karakteristik warna ke dalam empat kelompok musim, yaitu spring, summer, autumn, dan winter. Setiap kategori memiliki karakteristik warna yang berbeda berdasarkan undertone kulit, intensitas, dan tingkat kecerahan warna.

Analisis biasanya dilakukan melalui konsultasi dengan ahli menggunakan kain atau lembaran warna yang ditempatkan di dekat wajah. Dari proses tersebut, seseorang dapat mengetahui kelompok warna yang paling sesuai dengan karakteristik dirinya.

Mengetahui personal color juga dapat membantu dalam memilih pakaian sehari-hari. Warna yang sesuai dapat menjadi acuan ketika membeli pakaian baru sehingga proses memilih outfit menjadi lebih mudah. Koleksi pakaian yang sudah disesuaikan dengan warna pilihan juga dapat dipadukan untuk menciptakan berbagai gaya.

Baca Juga: Masih Bingung Bedakan Skintone dan Undertone? Begini Cara Menentukannya agar Tak Salah Pilih Outfit dan Makeup

Tidak hanya pakaian, konsep ini juga banyak diterapkan dalam penggunaan makeup. Pemilihan warna perona pipi, eyeshadow, dan lipstik dapat disesuaikan dengan kelompok warna seseorang untuk menciptakan tampilan yang lebih harmonis.

Meski demikian, personal color bukan aturan mutlak dalam menentukan gaya. Seseorang tetap bebas menggunakan warna yang disukai. Bagi sebagian anak muda, analisis ini menjadi salah satu cara untuk mengeksplorasi penampilan sekaligus membangun kepercayaan diri.

Pada akhirnya, tren personal color analysis menunjukkan bahwa warna tidak lagi sekadar pilihan dalam berpakaian, tetapi juga menjadi bagian dari cara seseorang mengenali dan membentuk gaya personalnya.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : cnnindonesia.com, herworld.co.id, beautyjournal.id, rri.co.id
personal color analysis Kecantikan Fashion penampilan make up