5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Main Pickleball untuk Pertama Kali

Siti Aisyah • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 20:00 WIB
Olahraga Pickleball yang mirip dengan Padel. Sumber: unsplash.com
Olahraga Pickleball yang mirip dengan Padel. Sumber: unsplash.com

Malang, Radar Malang — Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga pickleball semakin populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Olahraga ini memiliki sejumlah kemiripan dengan tenis dan padel.

Uniknya, pickleball merupakan perpaduan dari unsur tenis, badminton, dan tenis meja. Perpaduan tersebut membuat pickleball terasa familiar, tetapi tetap menawarkan pengalaman bermain yang berbeda. Selain itu, olahraga ini relatif mudah dimainkan oleh pemula dari berbagai usia karena memiliki aturan sederhana dan teknik dasar yang tidak terlalu rumit.

Bagi kamu yang ingin mencoba pickleball untuk pertama kali, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Simak informasi berikut.

1. Pickleball bukan tenis dengan lapangan lebih kecil

Lapangan pickleball memiliki lebar 20 kaki atau sekitar 6,09 meter dan panjang 44 kaki atau sekitar 13,41 meter. Garis pada lapangan pickleball juga memiliki kemiripan dengan lapangan badminton.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Raket: Mengenal Perbedaan Mendasar Padel dan Tennis

Garis tersebut meliputi garis dasar, garis samping, dan garis tengah yang memisahkan dua area servis. Sementara itu, di sekitar net terdapat non-volley zone yang dikenal sebagai kitchen. Area ini berjarak 7 kaki dari net.

2. Raketnya beda, bolanya juga beda

Sekilas, pickleball terlihat mirip dengan padel. Namun, meski sama-sama termasuk olahraga raket, keduanya memiliki sejumlah perbedaan.

Bola pickleball terbuat dari plastik dengan banyak lubang sehingga lebih ringan dan memiliki karakter pantulan yang berbeda. Sementara itu, bola padel memiliki bentuk yang menyerupai bola tenis.

Dari segi alat, padel menggunakan raket padat dengan lubang-lubang kecil di permukaannya. Sementara pickleball menggunakan alat yang disebut paddle dengan permukaan solid dan tanpa lubang.

3. Kenali kitchen sebelum mulai

Salah satu istilah yang perlu diketahui dalam pickleball adalah kitchen atau non-volley zone. Area ini berada 7 kaki dari net pada masing-masing sisi lapangan.

Pemain tetap diperbolehkan memasuki area tersebut. Namun, pemain tidak boleh melakukan volley saat berada di dalam kitchen.

Volley merupakan pukulan ketika pemain memukul bola langsung dari udara sebelum bola memantul ke permukaan lapangan. Aturan ini membuat pemain perlu memperhatikan posisi dan jenis pukulan saat berada di dekat net.

4. Jangan asal servis

Servis dalam pickleball memiliki aturan yang berbeda dengan tenis. Servis dilakukan secara underhand atau dari bawah, dengan posisi pemain berada di belakang baseline.

Servis pertama dilakukan dari sisi kanan lapangan dan diarahkan secara diagonal menuju area servis lawan. Karena itu, penting untuk memahami posisi dan arah servis sebelum mulai bermain.

5. Terlihat santai, tetapi tetap menguras tenaga

Meski lapangan pickleball lebih kecil dan permainannya terlihat santai, olahraga ini tetap melibatkan banyak gerakan aktif. Pemain perlu bergerak cepat, memukul bola, serta menjaga posisi selama permainan berlangsung.

Baca Juga: Padel Jadi Pilihan Olahraga Baru, Ini 4 Tempat Main Padel di Malang yang Bisa Kamu Coba

Aktivitas tersebut dapat membantu melatih kebugaran kardiovaskular dan membakar kalori. Seperti aktivitas fisik lainnya, bermain pickleball juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.

Dengan aturan yang relatif sederhana dan permainan yang bisa dilakukan secara rekreasional, pickleball dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mencoba olahraga baru. Jadi, sudah siap mengambil paddle dan mencoba pickleball untuk pertama kali?

Editor : Aditya Novrian
Sumber : sport.detik.com, enesis.com, tirto.id, Halodoc.com
Tennis Olahraga Pickleball padel pemula