MALANG KOTA, RADAR MALANG – Seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) berinisial R, 19, dilarikan ke RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang setelah mengalami insiden di lingkungan kampus, Kamis (10/9) pagi. Mahasiswa asal Jawa Barat itu ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, R merupakan mahasiswa FK UB semester 3. Polisi menerima laporan mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 06.00.
Petugas Polsek Lowokwaru kemudian mendatangi lokasi. Saat ditemukan, R masih bernapas tetapi dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Baca Juga: Aksi Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Soehat Digagalkan Polisi, Pemuda 26 Tahun Selamat
“Yang bersangkutan tercatat sebagai mahasiswa FK UB semester 3,” ungkap Anang saat dikonfirmasi.
Setelah mendapat penanganan awal, R kemudian dievakuasi ke RSSA oleh petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan. Hingga berita ini ditulis, polisi belum menyampaikan perkembangan kondisi korban.
Polisi Masih Menangani Kejadian
Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait insiden yang melibatkan mahasiswa tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai latar belakang maupun penyebab kejadian.
Baca Juga: Diduga Hendak Bunuh Diri, Remaja di Klojen Malang Berhasil Diselamatkan
Anang belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai dugaan tindakan yang dilakukan korban. Penanganan saat ini difokuskan pada kondisi korban dan proses pemeriksaan oleh pihak terkait.
Terpisah, Kepala Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan UB Dwi Retnoningsih membenarkan adanya kejadian tersebut di lingkungan fakultas.
Dwi menyebut mahasiswa yang terlibat merupakan mahasiswa FK angkatan 2025. Namun, dia enggan memberikan keterangan lebih jauh karena perkara tersebut sedang ditangani kepolisian.
“Benar, anak FK angkatan 2025 yang mengalami kejadian tersebut. Sekarang sedang ditangani oleh kepolisian,” tutur Dwi.
Pihak kampus belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi mahasiswa maupun latar belakang kejadian. Pemeriksaan oleh kepolisian masih berlangsung.
Editor : Aditya Novrian