Malang, Radar Malang — Umumnya, nail art dapat bertahan sekitar dua hingga tiga minggu setelah pemasangan. Namun, ketahanannya dapat dipengaruhi oleh aktivitas sehari-hari dan cara perawatan kuku.
Nail art bisa lebih cepat rusak karena berbagai aktivitas, salah satunya ketika kuku tidak sengaja tergores saat membuka atau menutup resleting tas, pakaian, atau jaket.
Nail art juga perlu dilepas ketika mulai muncul celah di pangkal kuku akibat pertumbuhan kuku alami atau ketika terdapat bagian yang mulai terangkat. Kondisi tersebut menjadi tanda bahwa nail art sudah perlu dilepas atau diganti.
Agar nail art tetap terawat dan tidak mudah rusak, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan.
Gunakan cuticle oil
Gunakan cuticle oil untuk menjaga kelembapan kutikula pada kuku. Penggunaan cuticle oil secara rutin juga dapat membantu menjaga kuku tetap sehat dan tidak mudah patah.
Sebelum menggunakannya, pastikan area kuku dalam kondisi bersih dan kering.
Hindari bahan kimia
Produk seperti hand sanitizer, alkohol, serta bahan pembersih rumah tangga dapat memengaruhi lapisan top coat yang membuat kuku terlihat berkilau.
Karena itu, sebaiknya hindari kontak langsung antara kuku dan bahan kimia, terutama produk pembersih dengan kandungan yang keras.
Hindari air panas terlalu lama
Paparan uap dan air panas secara berlebihan dalam 24 jam pertama setelah pemasangan nail art dapat membuat lapisan gel pada kuku melemah.
Untuk menjaga nail art tetap menempel dengan baik, hindari merendam kuku dalam air panas terlalu lama.
Hindari mengangkat benda berat
Mengangkat benda berat dapat memberikan tekanan pada kuku dan berpotensi merusak nail art, terutama pada kuku yang panjang.
Sebisa mungkin, hindari aktivitas berat yang memberikan tekanan berlebih pada kuku selama menggunakan nail art.
Baca Juga: Nggak Perlu ke Salon! Ini 3 Tips Ampuh Bersihkan Nail Art di Rumah Praktis dan Cepat
Gunakan sarung tangan
Saat melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci pakaian atau peralatan dapur, sebaiknya gunakan sarung tangan.
Sarung tangan dapat membantu melindungi kuku dari paparan sabun, deterjen, dan bahan pembersih lainnya. Dengan begitu, kontak langsung antara nail art dan bahan-bahan tersebut dapat diminimalkan sehingga nail art berpotensi bertahan lebih lama.
Editor : Aditya NovrianSumber : lifestyle.kompas.com, popbela.com, amelinebeauty.com, bali.idntimes.com