Ikut Produktif atau Malah Membandingkan Diri? Dampak Tren ‘A Day in My Life’ bagi Penonton

Siti Aisyah • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 20:00 WIB
Konten A Day in My Life di media sosial. Sumber: Pinterest
Konten A Day in My Life di media sosial. Sumber: Pinterest

Malang, Radar Malang — Konten A Day in My Life di media sosial memang memiliki banyak peminat. Konten yang menampilkan rutinitas seseorang, mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat, menarik perhatian banyak orang.

Hal-hal sederhana seperti rutinitas setelah bangun tidur, membersihkan rumah, hingga bersiap berangkat kerja atau kuliah dapat ditonton oleh jutaan orang. Penonton menyukai konten seperti ini karena merasa dekat dengan kehidupan yang ditampilkan oleh kreator.

Kedekatan tersebut muncul karena aktivitas yang ditampilkan dalam video sering kali serupa dengan kegiatan sehari-hari penonton. Rutinitas sederhana yang dilakukan kreator pun dapat membuat penonton merasa seolah-olah sedang mengikuti keseharian seseorang yang memiliki kehidupan tidak jauh berbeda dari mereka.

Lantas, apakah sering menonton konten A Day in My Life dapat memberikan dampak bagi penonton? Seperti konten media sosial lainnya, tren ini dapat memberikan dampak positif maupun negatif.

Dampak Positif

Menjadi Sumber Motivasi dan Inspirasi

Melihat keseharian orang lain yang terlihat produktif dapat menumbuhkan dorongan positif bagi penonton.

Konten mengenai rutinitas yang produktif dapat memberikan semangat untuk mulai menerapkan kebiasaan serupa. Tidak sedikit penonton yang terdorong untuk mengatur kembali aktivitas harian setelah melihat rutinitas kreator favorit mereka di media sosial.

Bagi sebagian orang, konten tersebut juga dapat menjadi sumber inspirasi untuk mencoba kebiasaan baru, seperti membuat jadwal kegiatan, berolahraga, membaca, atau mengatur waktu dengan lebih teratur.

Baca Juga: Konten “A Day in My Life” Makin Digemari, Mengapa Netizen Suka Menonton Keseharian Orang Lain?

Memberikan Tips dan Trik

Selain menjadi hiburan, konten A Day in My Life juga kerap memuat informasi yang bermanfaat untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Sejumlah kreator membagikan tips untuk menjaga konsentrasi, mengatur waktu, hingga menjalani aktivitas yang padat. Kebiasaan yang ditampilkan kreator dapat menjadi referensi bagi penonton yang ingin menerapkan rutinitas serupa.

Tips tersebut juga terasa lebih mudah diterapkan karena penonton dapat melihat bagaimana kebiasaan tersebut dilakukan secara langsung dalam keseharian kreator.

Dampak Negatif

Mendorong Konsumerisme

Tidak hanya rutinitas, berbagai barang yang digunakan kreator juga kerap muncul dalam video A Day in My Life. Hal tersebut dapat mendorong sebagian penonton untuk membeli barang serupa meskipun sebenarnya tidak membutuhkannya.

Keinginan untuk memiliki barang yang sama dengan kreator favorit juga dapat muncul ketika penonton merasa tertarik dengan gaya hidup yang ditampilkan. Kondisi ini dapat menjadi masalah apabila pembelian dilakukan tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Baca Juga: Tren “Get Ready With Me” di Media Sosial, Makeup Kini Jadi Bagian dari Konten

Memicu Perbandingan Sosial (Social Comparison)

Menonton kehidupan orang lain secara terus-menerus juga dapat membuat sebagian penonton membandingkan kehidupannya dengan kehidupan kreator.

Penonton dapat merasa kurang puas ketika melihat kreator yang tampak lebih produktif, memiliki rutinitas yang lebih teratur, atau menjalani gaya hidup yang dianggap lebih menarik.

Padahal, kehidupan yang terlihat dalam video tidak selalu menggambarkan keseluruhan realitas kreator. Video telah melalui proses pemilihan, perekaman, dan penyuntingan sehingga hanya menampilkan bagian tertentu dari keseharian mereka.

Karena itu, konten A Day in My Life dapat menjadi sumber hiburan, inspirasi, maupun informasi. Namun, penonton juga perlu menyadari bahwa rutinitas dan kehidupan setiap orang memiliki kondisi serta kebutuhan yang berbeda.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : janalokajournail.id, fitacademy.id
a day in my life konten creator dampak TikTok