Jarang Dibahas, Ini 5 Karya Sastra Klasik Indonesia yang Menarik untuk Dibaca

Kunti Kusumastuti • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 22:30 WIB
Buku Siti Nurbaya, karya Marah Rusli. (Sumber: OPAC)
Buku Siti Nurbaya, karya Marah Rusli. (Sumber: OPAC)

MALANG KOTA – Karya sastra klasik Indonesia tidak hanya menceritakan sejarah, tetapi juga memiliki peran penting dalam perjalanan sastra nasional. Karya-karya tersebut tetap relevan karena merekam kehidupan masyarakat, persoalan sosial, serta pergulatan batin manusia. Berikut lima karya sastra klasik Indonesia yang menarik untuk dibaca.

Baca Juga: Suka The Odyssey? Ini 5 Buku yang Mengangkat Kembali Kisah Mitos Klasik

Siti Nurbaya – Marah Rusli

Novel karya Marah Rusli ini mengisahkan hubungan Samsulbahri dan Siti Nurbaya yang harus berhadapan dengan persoalan keluarga dan tekanan sosial. Siti terpaksa mengorbankan kebahagiaannya demi menyelamatkan ayahnya dari masalah utang.

Salah Asuhan – Abdoel Moeis

Melalui tokoh Hanafi, Abdoel Moeis mengangkat persoalan identitas dan benturan budaya. Hanafi yang terobsesi dengan kehidupan Barat justru mengalami krisis identitas karena tidak sepenuhnya diterima oleh lingkungan Timur maupun Barat.

Belenggu – Armijn Pane

Belenggu menyoroti kehidupan rumah tangga Dokter Sukartono dan Tini yang dipenuhi jarak emosional serta kesalahpahaman. Kehadiran Yah, perempuan dari masa lalu Sukartono, semakin memperumit hubungan keduanya.

Baca Juga: Tak Sekadar Bernyanyi, Dua Lipa Ungkap Bagaimana Membaca Buku Mengubah Hidupnya

Atheis – Achdiat K. Mihardja

Novel ini mengikuti Hasan, pemuda religius yang mengalami perubahan pemikiran setelah bergaul dengan kelompok pemikir bebas. Pergulatan antara keyakinan, rasionalitas, dan kehidupan pribadi menjadi konflik utama dalam cerita.

Burung-Burung Manyar – Y.B. Mangunwijaya

Berlatar masa revolusi Indonesia, novel ini mengikuti perjalanan Teto yang memilih berpihak kepada Belanda karena pengalaman masa lalunya. Kisah tersebut kemudian berkembang menjadi persoalan cinta, identitas, nasionalisme, dan kemanusiaan.

Kelima karya tersebut memperlihatkan bahwa sastra klasik Indonesia tidak hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga menghadirkan persoalan manusia yang masih relevan untuk direnungkan.

Baca Juga: Hobi Membaca, 5 Selebriti Ini Punya Klub Buku Sendiri

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Buku klasik Siti Nurbaya sastra klasik Buku Literasi