MALANG KOTA, RADAR MALANG - Pernah merasa ingin menyendiri setelah seharian bertemu banyak orang? Bukan karena tidak ingin bersosialisasi, tetapi rasanya hanya ingin punya waktu untuk diri sendiri. Di usia 20-an, kesibukan kuliah, pekerjaan, pertemanan, hingga komunikasi sehari-hari bisa membuat waktu dan perhatian terbagi ke banyak hal. Karena itu, memberi jeda untuk diri sendiri juga menjadi bagian dari menjaga keseimbangan dalam kehidupan sosial.
Hal tersebut dapat dikaitkan dengan emotional budgeting, sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan cara seseorang membagi waktu, perhatian, dan energi emosional dalam kehidupan sehari-hari. Sama seperti membuat anggaran, seseorang perlu menentukan hal-hal yang membutuhkan perhatian dan mengetahui kapan waktunya mengambil jeda.
Baca Juga: Belanja karena Emosi? Kenali Emotional Spending sebelum Mengganggu Keuangan
Dalam keseharian, ada interaksi yang terasa menyenangkan, tetapi ada pula yang membutuhkan lebih banyak perhatian. Mendengarkan cerita teman, menghadapi perbedaan pendapat, atau terus berusaha membantu orang lain bisa membuat seseorang membutuhkan waktu untuk diri sendiri. Karena itu, mengenali batas diri menjadi penting. Seseorang tidak harus selalu siap membantu atau mengikuti setiap ajakan ketika sedang membutuhkan jeda.
Untuk menjaga energi sosial tetap seimbang, ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan dalam keseharian.
1. Kenali kapan membutuhkan jeda
Saat aktivitas mulai terasa terlalu padat, luangkan waktu untuk beristirahat atau melakukan hal yang disukai. Memberi jeda dapat membantu menyediakan waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan.
2. Tentukan batas diri
Tidak semua ajakan atau permintaan harus selalu diterima. Jika sedang membutuhkan waktu untuk diri sendiri, seseorang bisa menyampaikan penolakan dengan jelas dan tetap menghargai orang lain. Memiliki batas diri bukan berarti tidak peduli, tetapi membantu menjaga kebutuhan pribadi tetap diperhatikan.
Baca Juga: Bukan Karena Nggak Pintar! Kebiasaan Bicara Belibet Bisa Jadi Tanda Emosi yang Dipendam Terlalu Lama
3. Tetap jaga hubungan yang positif
Mengatur energi sosial bukan berarti harus menjauh dari orang lain. Tetap luangkan waktu untuk keluarga, teman, atau orang-orang terdekat yang memberikan dukungan. Hubungan yang baik juga menjadi bagian dari menjaga keseimbangan dan kesehatan mental.
Mengatur energi sosial bukan berarti membatasi hubungan dengan orang lain. Hal ini lebih tentang memahami kapan perlu hadir untuk orang lain dan kapan perlu memberi ruang untuk diri sendiri. Dengan begitu, waktu, perhatian, dan tenaga bisa digunakan secara lebih seimbang dalam menjalani keseharian.
Sumber : Dikutip dari berbagai sumber