Malang, Radar Malang — Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis, budaya terus berkembang dan beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya. Festival budaya menjadi salah satu ruang yang mempertemukan berbagai bentuk ekspresi, mulai dari seni dan musik hingga tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat.
Salah satu yang kembali hadir adalah Festival Kampung Budoyo Ketawanggede. Memasuki penyelenggaraan keempat, festival ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk merayakan keberagaman budaya sekaligus mengenalkan berbagai bentuk ekspresi budaya kepada masyarakat.
Tahun ini, Festival Kampung Budoyo Ketawanggede #4 mengusung tema “Colorful Urban Culture”.
Melalui tema tersebut, festival mengangkat keberagaman budaya global dari berbagai belahan dunia, mulai dari seni, musik, gaya, hingga berbagai bentuk ekspresi budaya yang hidup di tengah masyarakat urban.
Baca Juga: Gelar Festival Budaya, Ini Visi Universitas Ma Chung di Masa Depan
Festival ini akan berlangsung pada 25–28 September 2026 di kawasan Jl. Kerto Pamuji, Jl. Kerto Raharjo, hingga Jl. Kerto Sentono, Ketawanggede.
Menariknya, Festival Kampung Budoyo Ketawanggede #4 dapat dikunjungi secara gratis tanpa tiket masuk. Masyarakat dapat menikmati berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan selama festival berlangsung.
Beragam kegiatan akan hadir, mulai dari pasar rakyat, UMKM, kuliner, panggung hiburan, dolanan anak, edukasi budaya, workshop, nostalgia video booth, hingga berbagai pertunjukan seni dan musik.
Dengan mengusung “Colorful Urban Culture”, Festival Kampung Budoyo Ketawanggede #4 tidak hanya menjadi ruang untuk mengenalkan budaya lokal, tetapi juga mempertemukan berbagai warna budaya dalam kehidupan masyarakat urban.
Editor : Aditya NovrianSumber : Instagram /@kampungbudoyo45