Gyaru Membawa Definisi Cantik yang Berbeda dari Beauty Standard

Siti Aisyah • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 00:00 WIB
Gyaru merupakan subkultur yang identik dengan ekspresi diri perempuan muda melalui penampilan. Sumber: Pinterest
Gyaru merupakan subkultur yang identik dengan ekspresi diri perempuan muda melalui penampilan. Sumber: Pinterest

Malang, Radar Malang — Standar kecantikan yang populer di Jepang selama ini kerap menggambarkan perempuan cantik dengan kulit putih, rambut hitam panjang, riasan sederhana, dan penampilan yang anggun. Namun, di tengah gambaran tersebut, muncul gaya yang justru menampilkan penampilan lebih bold dan mencolok.

Gaya ini dikenal sebagai gyaru, yaitu subkultur yang identik dengan ekspresi diri perempuan muda melalui penampilan. Gyaru merupakan kata serapan dari bahasa Inggris gal, yang berasal dari kata girl dan merujuk pada perempuan muda.

Melalui gaya yang lebih berani, gyaru menawarkan cara berbeda dalam memandang kecantikan. Penampilan dengan makeup tegas, rambut berwarna terang, serta busana dan aksesori yang mencolok menjadi bagian dari cara mereka mengekspresikan diri.

Asal Usul Penampilan Gyaru

Tren gyaru mulai berkembang di Jepang pada era 1990-an dan semakin dikenal melalui majalah egg yang pertama kali terbit pada 1995. Majalah tersebut kemudian menjadi salah satu media yang memperkenalkan berbagai gaya gyaru kepada pembacanya.

Seiring perkembangannya, gyaru dikenal dengan penampilan yang berbeda dari gambaran kecantikan konvensional. 

Rambut dapat diwarnai pirang dan ditata dengan volume yang besar. Sementara itu, makeup dibuat lebih bold, terutama pada bagian mata dengan penggunaan eyeliner, bulu mata, dan eyeshadow yang lebih menonjol.

Baca Juga: Bukan Sekadar Makeup, Ini Ciri Khas dan Perkembangan Gyaru Style 

Ciri Khas Gyaru Style

Gyaru dikenal melalui penampilan yang lebih mencolok dibandingkan gaya sehari-hari. Makeup menjadi salah satu bagian penting, terutama pada bagian mata dengan eyeliner tegas, bulu mata dramatis, dan penggunaan lensa kontak.

Rambut juga kerap ditata bervolume dengan warna yang lebih terang. Dalam hal busana, gaya gyaru dapat ditampilkan melalui rok pendek, atasan feminin, aksesori mencolok, hingga sepatu platform.

Meskipun memiliki ciri khas tertentu, gyaru tidak memiliki aturan penampilan yang mutlak. Gaya ini memiliki berbagai subgaya dengan karakteristik yang berbeda. Karena itu, gyaru dapat menjadi ruang bagi seseorang untuk bereksperimen dengan penampilan sekaligus menunjukkan kepribadiannya.

Gyaru dan Standar Kecantikan

Kehadiran gyaru menunjukkan bahwa definisi cantik tidak selalu harus mengikuti satu gambaran tertentu. Penampilan dengan makeup tebal, rambut berwarna terang, dan gaya busana yang mencolok justru menjadi bagian dari identitas mereka.

Bagi sebagian pengikutnya, gyaru dapat menjadi bentuk kebebasan dalam menentukan bagaimana ingin berpenampilan. Mereka tidak harus mengikuti gambaran kecantikan yang identik dengan kulit putih atau riasan natural.

Pada akhirnya, gyaru tidak hanya berbicara tentang makeup dan fashion. Gaya ini juga menunjukkan bagaimana penampilan dapat menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dan membentuk definisi kecantikan sesuai dengan pilihan masing-masing.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : idntimes.com, fimela.com, konde.co
gyaru style beauty standard gyaru makeup