Digital Clutter, Benarkah Tumpukan Foto dan File di Ponsel Bisa Bikin Stres? 

Nasya Rizkita Salsabila Putri • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 13:41 WIB
Ilustrasi Digital Cluttering (Sumber : Pinterest @Pure digital)
Ilustrasi Digital Clutter (Sumber : Pinterest @Pure digital)

KOTA MALANG, RADAR MALANG - Pernah membuka galeri ponsel dan menemukan ribuan foto, screenshot, hingga file yang sebenarnya sudah tidak dibutuhkan? Alih-alih langsung menghapusnya, sebagian orang justru membiarkan file tersebut terus menumpuk. Kondisi seperti ini dikenal sebagai digital clutter dan ternyata bukan sekadar membuat penyimpanan ponsel penuh.

Tidak hanya memenuhi ruang penyimpanan, tumpukan file digital juga dapat membuat informasi yang dibutuhkan lebih sulit ditemukan. Foto, video, screenshot, dokumen, hingga berbagai file yang tersimpan membuat isi perangkat semakin sulit ditata.

Baca Juga: Fitur Terbaru WhatsApp Telah Diluncurkan, Ini Cara Atasi Memori HP Penuh tanpa Hapus Chat

Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi keseharian. Digital clutter dapat membuat seseorang lebih mudah terdistraksi, merasa lelah, dan sulit berkonsentrasi. Lingkungan digital yang berantakan juga dikaitkan dengan meningkatnya stres dan menurunnya fokus.

Namun, bukan berarti banyaknya file di ponsel secara otomatis membuat seseorang mengalami stres. Masalahnya lebih terlihat ketika tumpukan data mulai terasa berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Waspadai Modus Penipuan: Strategi Jitu untuk Lindungi Data dan Uang di Handphone

Untuk menguranginya, tidak perlu langsung menghapus semua isi ponsel. Mulailah dengan memeriksa screenshot lama, foto yang tidak penting, aplikasi yang sudah jarang digunakan, atau file unduhan yang tidak lagi dibutuhkan. File yang masih diperlukan dapat ditata dalam folder agar lebih mudah ditemukan.

Merapikan isi ponsel secara berkala bukan hanya membantu membuat ruang penyimpanan lebih lega. Cara ini juga dapat mengurangi distraksi sehingga perangkat lebih mudah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dikutip dari berbagai sumber
DigitalClutter Life style penyimpanan