KOTA MALANG, RADAR MALANG - Pernah masuk marketplace hanya untuk melihat-lihat, tetapi tiba-tiba sudah checkout barang yang sebelumnya tidak direncanakan? Flash sale dengan potongan harga dan batas waktu tertentu bisa menjadi salah satu hal yang mendorong seseorang melakukan pembelian secara spontan.
Flash sale biasanya menawarkan produk dalam waktu yang terbatas. Selain itu, beberapa promo juga mencantumkan jumlah barang yang tersedia. Kondisi tersebut membuat pembeli perlu mengambil keputusan dalam waktu yang singkat agar tidak melewatkan penawaran.
Baca Juga: Promo Voucher TikTok untuk F&B Makin Diminati, Benarkah Bikin Lebih Hemat?
Bukan hanya waktu dan jumlah barang, informasi yang diberikan dalam promo juga dapat mempengaruhi pengalaman pembeli saat mengikuti flash sale. Informasi mengenai produk dan penawaran dapat menimbulkan ketertarikan terhadap promo yang sedang berlangsung.
Selain itu, keuntungan yang dirasakan dari penawaran juga dapat memengaruhi pengalaman pembeli saat mengikuti flash sale. Penawaran yang dianggap menguntungkan dapat membuat pembeli merasa senang, sekaligus mendorong keinginan untuk membeli.
Baca Juga: Efek Tanggal Muda: Cara Menghindari Pengeluaran Impulsif Setelah Gajian
Impulsive Buying merupakan keputusan membeli suatu produk tanpa perencanaan sebelumnya. Dalam situasi flash sale, keputusan tersebut bisa muncul setelah pembeli melihat penawaran yang sedang berlangsung, meski produk tersebut sebelumnya tidak masuk dalam rencana belanja.
Hal ini membuat seseorang bisa saja membeli produk yang awalnya tidak ingin dibeli atau belum menjadi kebutuhan. Ketertarikan terhadap penawaran yang sedang berlangsung dapat membuat produk tersebut akhirnya masuk ke keranjang dan dibayar.
Editor : Aditya Novrian