Malang, Radar Malang — Mainan yang sempat viral beberapa tahun lalu kini kembali menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan usia. Mainan lembut dan elastis ini dimanfaatkan sebagai sarana sederhana untuk meredakan stres harian di tengah padatnya aktivitas.
Rutinitas yang padat serta tekanan pekerjaan kerap memicu rasa lelah secara emosional. Dalam kondisi tersebut, objek bertekstur empuk yang mudah diremas ini menjadi salah satu pilihan relaksasi praktis untuk melepas penat dan mengalihkan perhatian sejenak.
Squishy kini tidak lagi dipandang sebagai mainan khusus anak-anak. Banyak remaja hingga orang dewasa memanfaatkan busa sintetis ini sebagai alat pelampiasan stres saat beban pekerjaan menumpuk.
Baca Juga: Dari Perlengkapan Dapur Hingga Mainan Anak, Ini Daftar Produk Lokal Terjangkau di MR.D.I.Y
Daya tarik utamanya terletak pada sensasi taktil serta keragaman tekstur yang ditawarkan. Jenis slow-rising squishy, misalnya, akan kembali ke bentuk semula secara perlahan setelah diremas.
Gerakan lambat tersebut memberikan kepuasan visual dan sentuhan tersendiri bagi penggunanya. Selain itu, varian lain seperti butter squishy hingga mainan berbahan fleksibel seperti NeeDoh juga kian digandrungi.
Tak hanya itu, kepopuleran squishy juga didorong oleh maraknya tren konten ASMR di media sosial. Suara renyah dan lembut saat busa ditekan memberikan efek menenangkan yang disukai banyak orang.
Dikombinasikan dengan desain visual yang menggemaskan, mulai dari bentuk replika makanan, buah-buahan, hingga karakter hewan, squishy berhasil memikat sisi estetika untuk mengoleksinya.
Baca Juga: Saat Stres Berujung Checkout, Waspadai Fenomena Doom Spending
Kebiasaan memainkan squishy di sela-sela jeda aktivitas kini dinilai bukan sekadar tren sesaat. Aktivitas fisik ringan berupa gerakan meremas ini berfungsi sebagai media stimulasi sensorik yang efektif membantu menenangkan pikiran.
Fenomena ini membuktikan bahwa metode pereda stres kini semakin beragam, unik, dan dapat ditemukan dari hal-hal sederhana di sekitar kita.
Editor : Aditya N. RianSumber : radarsolo.jawapos.com, rri.co.id