Malang, Radar Malang — Di tengah kehidupan yang serba cepat, generasi muda mulai mencari cara-cara sederhana untuk menghargai momen sendiri. Salah satunya adalah melalui journaling atau aktivitas menulis jurnal yang kini sedang naik daun di kalangan Gen Z.
Journaling sekarang bukan hanya tentang mencatat peristiwa sehari-hari layaknya buku harian. Kegiatan ini telah berubah menjadi wadah untuk menuangkan ide, menyusun rencana, mendokumentasikan hal-hal yang disyukuri, serta mengekspresikan kreativitas lewat ilustrasi dan ornamen.
Baca Juga: Tinggalkan Hustle Culture, Tren Soft Living Mulai Dilirik Generasi Muda demi Kesehatan Mental
Tren ini juga dapat dilihat dari banyaknya variasi bentuk journaling yang muncul di platform media sosial. Dari bullet journal, gratitude journal, hingga art journal semuanya dibagikan melalui konten di TikTok dan Instagram.
Desain halaman yang didekorasi dengan stiker, gambar, dan tulisan tangan menambah daya tarik estetika journaling bagi generasi muda.
Di era di mana kita sering terjebak dalam dunia digital, menulis jurnal memberikan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan yang lebih intim dan bebas dari gangguan. Tidak perlu terikat pada struktur tertentu, aktivitas ini fleksibel sesuai keinginan, baik untuk mendokumentasikan kegiatan, merencanakan langkah, atau hanya sekadar mengekspresikan pikiran.
Baca Juga: Bukan Sekadar Mainan Anak, Fenomena Squishy Kembali Jadi Tren Pereda Stres
Pada akhirnya, banyaknya penggemar journaling menunjukkan bahwa menghabiskan waktu sendirian tidak harus melibatkan kegiatan yang besar. Dengan hanya sebuah buku dan alat tulis, generasi Z dapat membangun area yang sederhana untuk mengambil jeda dari kesibukan sehari-hari.
Editor : Aditya N. RianSumber : idntimes.com, Kompas.com, rri.co.id