Senin Terasa Berat? Kenali Tren Bare Minimum Monday 

Nasya Rizkita Salsabila Putri • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 14:30 WIB
Bare Minimum Monday (Sumber : Pinterest @New York Post Shopping )
Bare Minimum Monday (Sumber : Pinterest @New York Post Shopping )

MALANG, RADAR MALANG – Setelah menikmati akhir pekan, kembali ke rutinitas kerja atau kuliah pada Senin pagi tidak selalu terasa mudah. Tumpukan tugas dan jadwal yang kembali padat bisa membuat awal pekan terasa lebih berat. Karena itu, muncul tren Bare Minimum Monday, yang mengajak seseorang memulai Senin dengan mengerjakan hal-hal yang benar-benar perlu diselesaikan tanpa membebani diri dengan target berlebihan.

Konsep ini mengutamakan pekerjaan yang paling penting, bukan mengejar semua target sekaligus sejak awal pekan. Dengan begitu, seseorang bisa menyesuaikan beban kerja dengan kebutuhan dan tanggung jawabnya.

Baca Juga: Tak Harus Keliling Tempat Wisata, Sleep Tourism Jadi Alternatif Liburan 

Perasaan cemas saat membayangkan pekerjaan yang menanti setelah akhir pekan dikenal sebagai Sunday scaries. Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa terbebani sebelum pekan kerja dimulai. Bare Minimum Monday menjadi salah satu cara untuk menyikapi awal pekan dengan lebih ringan, tanpa harus menuntut diri selalu produktif.

Baca Juga: Apa Itu Adulting List? Tren Belanja yang Utamakan Kebutuhan Sehari-hari 

Salah satu cara menerapkannya adalah dengan membuat daftar tugas, lalu mendahulukan pekerjaan yang memiliki tenggat waktu atau berkaitan dengan orang lain. Sementara itu, tugas yang belum mendesak bisa dijadwalkan kembali jika memungkinkan.

Meski begitu, Bare Minimum Monday bukan berarti mengabaikan tanggung jawab atau menunda pekerjaan tanpa pertimbangan. Tenggat waktu dan kewajiban tetap perlu dipenuhi. Penerapannya juga perlu disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan situasi masing-masing orang.

Editor : Aditya N. Rian
Sumber : Dikutip dari berbagai sumber
Bare Minimum Monday Sunday scaries. produktivitas