MALANG, RADAR MALANG - Baru bangun tidur, sebagian orang langsung memeriksa ponsel, bersiap berangkat, atau memikirkan pekerjaan yang menunggu. Padahal, pagi juga bisa dimulai dengan lebih santai tanpa harus mengubah seluruh rutinitas. Kebiasaan ini dikenal sebagai slow morning, yaitu memberi waktu untuk menikmati awal hari sebelum menjalani berbagai aktivitas.
Kebiasaan Sederhana untuk Memulai Slow Morning
Slow morning tidak memiliki urutan kegiatan yang harus diikuti. Setiap orang bisa menyesuaikannya dengan jadwal dan kebutuhan masing-masing. Beberapa kegiatan yang bisa dicoba antara lain membuka jendela untuk mendapat cahaya alami, minum air putih, atau melakukan peregangan ringan setelah bangun tidur.
Baca Juga: Tren Slow Jogging dan Manfaatnya
Membaca buku, menulis jurnal, dan menikmati sarapan tanpa terburu-buru juga bisa menjadi pilihan. Bagi yang terbiasa langsung membuka ponsel, menunda memeriksa notifikasi sejenak dapat dicoba agar pagi tidak langsung dipenuhi informasi dari luar. Tidak semua kegiatan perlu dilakukan sekaligus.
Baca Juga: Tak Sekadar Istilah, Slow Living dan Soft Living Memiliki Makna Berbeda
Tidak Harus Mengubah Rutinitas Secara Drastis
Bagi yang memiliki jadwal pagi cukup padat, persiapan bisa dilakukan sejak malam sebelumnya. Menyiapkan pakaian, tas, atau kebutuhan lain dapat membantu mengurangi kesibukan saat bangun tidur.
Waktu istirahat juga tetap perlu diperhatikan. Keinginan menikmati pagi dengan lebih santai tidak harus membuat seseorang mengurangi waktu tidurnya atau memaksakan diri bangun lebih awal. Rutinitas ini dapat disesuaikan dengan waktu yang tersedia tanpa harus mengikuti kebiasaan orang lain.
Editor : Aditya N. RianSumber : Dikutip dari berbagai sumber