Dihack-nya Tempo.co menjadi pembicaraan luas di masyarakat. Lalu, kira-kira, apa yang membuat website bisa jadi sasaran serang hacker?
Pakar hacker Syaifuddin SKom MKom CEH mengatakan, kemungkinan besar ada celah keamanan di website tersebut yang bisa diretas oknum tidak bertanggungjawab.
Celah ini biasanya muncul saat website dibuat. Yakni ketika membuat kode-kode tertentu dalam sistem.
“Bisa jadi ada kesalahan memasukkan kode-kode tertentu saat awal membuat. Nah, kesalahan ini jadi celah oknum yang tidak bertanggung jawab untuk ‘mengganggu’,” kata pria yang juga dosen Prodi Teknik Informatika UMM (Universitas Muhammadiyah Malang).
Pemilik gelar Certified Ethical Hacker Internasional itu mengatakan, bukan hanya sekali saja web Tempo.co diserang. Dalam pengamatannya, serangan sudah terjadi sejak 2015 lalu.
“Ini sudah ke-empat kali. Dari riwayatnya, sebelumnya sudah ada tiga kali di-hack sejak tahun 2015,” jelasnya.
Dia menambahkan, hacker yang sudah meteras sebuah situs atau website tidak hanya bisa mengganggu kinerja sistem website. Namun, juga bisa mengambil data, informasi, password dan sistem operasinya.
“Tapi kalau yang ini tidak sampai ke sistem operasi. Sistem operasinya bagus. Cuma di tahap aplikasi (sistem website) yang diserang,” imbuh pria asal Pontianak ini.
Pewarta: Imam N Editor : Mufarendra