Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Stok Pertalite di Salah Satu SPBU Malang Sempat Kosong, Pertamina Imbau Warga Jangan Panic Buying

Satya Eka Pangestu • Rabu, 1 April 2026 | 11:10 WIB
UPDATE BBM: Stok Pertalite di salah satu SPBU Malang sempat kosong. (Sumber: Satya Eka Pangestu)
UPDATE BBM: Stok Pertalite di salah satu SPBU Malang sempat kosong. (Sumber: Satya Eka Pangestu)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Seiring dengan mencuatnya isu kenaikan harga BBM non-subsidi di berbagai platform media sosial, situasi di lapangan menunjukkan dinamika yang berbeda di setiap wilayah.

Di Kota Malang, Jawa Timur, terpantau antrean kendaraan sempat memadat di beberapa titik SPBU akibat adanya fenomena panic buying pada penghujung Maret 2026.

Baca Juga: Momentum Earth Hour, BRI Dorong Keberlanjutan Melalui Aksi Nyata di Lingkungan Kerja

Situasi di SPBU Mergan yang berlokasi di Jl. Raya Langsep, Sukun, hingga Jl. I.R. Rais sempat menjadi perhatian karena stok BBM jenis Pertalite dilaporkan habis.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, banyak pengendara yang terpaksa mencari alternatif SPBU lain setelah mendapati papan informasi stok kosong di kawasan tersebut.

Salah satu petugas SPBU di Mergan mengklarifikasi bahwa habisnya stok tersebut bukan semata-mata karena lonjakan pembelian mendadak, melainkan karena siklus pengiriman yang memang sudah waktunya habis.

Baca Juga: Update Kondisi Kiper Arema FC Adi Satryo dan Lucas Frigeri Jelang Laga Lawan Malut United 

Masyarakat diimbau untuk tidak terlalu khawatir karena Pertamina masih memiliki stok cadangan nasional yang dipastikan tidak akan menyentuh angka nol liter.

Pemerintah pusat pun mengambil langkah tegas untuk menjaga ketersediaan energi di tengah ketegangan geopolitik global antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang memicu kenaikan harga minyak mentah.

Baca Juga: PT Jawa Pos Berdamai dengan Dahlan Iskan, Kasus Nany Widjaja Tetap Jalan

Solusi Pemerintah

Salah satu solusinya adalah penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) minimal satu hari dalam sepekan, khususnya setiap hari Jumat.

Selain itu, efisiensi energi juga menyasar pada pembatasan penggunaan mobil dinas dan pemangkasan perjalanan dinas hingga 50-70%.

Baca Juga: Kuliner Hits Dekat Kampus, Warkop Aroma Sajikan Mie Bangladesh Favorit Mahasiswa di Malang

Khusus bagi masyarakat umum, pemerintah melalui Pertamina mulai memberlakukan pembatasan pembelian BBM untuk kendaraan pribadi maksimal 50 liter per hari guna mencegah penimbunan dan perilaku boros energi.

Kebijakan-kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif agar beban subsidi negara tidak membengkak akibat lonjakan harga minyak dunia yang diprediksi masih akan berlanjut.

Masyarakat diharapkan bisa beradaptasi dengan melakukan "mobilitas cerdas" dan memprioritaskan penggunaan transportasi publik untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Malang Hari Ini: Cuaca Berawan di Lima Kecamatan

Fenomena kehabisan stok BBM di beberapa SPBU di Malang seperti di daerah Mergan lebih disebabkan oleh keterlambatan pasokan rutin dan bukan sepenuhnya efek panic buying.

Sebagai langkah antisipasi krisis energi global, pemerintah resmi menerapkan strategi penghematan mulai dari WFH ASN, pembatasan kendaraan dinas, hingga pembatasan pembelian BBM kendaraan pribadi maksimal 50 liter agar distribusi energi tetap merata dan stabil.

Editor : Aditya Novrian
#Harga BBM Pertamina #BBM #Pertamina #Kota Malang #bbm subsidi