Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lengang Usai Heboh Antrean BBM: Kondisi SPBU Bendungan Sutami Malang Hari Ini

Diva Ayu Herdianasari • Rabu, 1 April 2026 | 15:05 WIB
Situasi di SPBU Bendungan Sutami Malang terpantau normal dan kondusif usai Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan tidak ada kenaikan harga BBM baik subsidi maupun non subsidi.
Situasi di SPBU Bendungan Sutami Malang terpantau normal dan kondusif usai Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan tidak ada kenaikan harga BBM baik subsidi maupun non subsidi

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Desas-desus terkait kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) menimbulkan kepanikan. Isu yang beredar terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak pada 1 April 2026 membuat antrean di SPBU mengular. Namun, pada Selasa (31/3/2026), Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, untuk membahas terkait isu bahan bakar minyak naik.

Konferensi pers menghasilkan bahwa pemerintah telah memastikan harga bahan bakar minyak, baik subsidi maupun non subsidi, tidak mengalami kenaikan. Selain itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik terkait pembelian bahan bakar minyak.

“Masyarakat tidak perlu melakukan antrean, dan terlebih lagi melakukan penimbunan terhadap BBM,” kata Dasco yang dikutip melalui video yang diunggah Dasco pada akun media sosial Instagram.

Usai konferensi pers, kini situasi di SPBU Bendungan Sutami terpantau normal dan kondusif. Tidak lagi ditemukan adanya antrean kendaraan yang mengular hingga keluar jalur stasiun pengisian bahan bakar. Berbeda dengan antrean pada Selasa (31/3/2026) yang mengular hingga mencapai bahu jalan sehingga mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

Baca Juga: 1 April 2026 Harga BBM di SPBU Tetap, Pertamina Gelar Audiensi dengan Gubernur Jatim

Kemacetan lalu lintas yang terjadi di sekitar lokasi SPBU terjadi akibat akses jalan yang tertutup oleh antrean pembeli bahan bakar minyak. Isu harga naik menjadi berita yang cepat tersebar, sehingga masyarakat berbondong-bondong melakukan pembelian sebelum kenaikan bahan bakar minyak.

Isu kenaikan bahan bakar minyak menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat. Bahan bakar minyak menjadi sumber energi utama transportasi, industri, dan perekonomian. Sebagian masyarakat memiliki pekerjaan yang menggunakan bahan bakar minyak, seperti ojek online. Apabila terjadi kenaikan bahan bakar minyak, akan menimbulkan kerugian, sehingga banyak masyarakat yang rela mengantre untuk mendapatkan BBM sebelum kenaikan harga.

Untuk mencegah kekhawatiran masyarakat, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan dalam konferensi pers mengenai hasil komunikasi pemerintah dan komitmen dari presiden yang akan terus menjaga kebutuhan masyarakat terkait BBM. Selain itu, pemerintah juga mengumumkan bahwa belum mengeluarkan kebijakan terkait pembatasan pembelian BBM.

Editor : Aditya Novrian
#BBM #antrean bbm #situasi #spbu malang