MALANG KOTA, RADAR MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memilih langkah sederhana namun berdampak langsung untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Salah satunya dengan mengajak aparatur sipil negara (ASN) gowes ke kantor setiap hari Jumat.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan belum berencana mengalihkan kendaraan dinas ke mobil listrik. Saat ini, kebijakan yang diterapkan difokuskan pada perubahan pola mobilitas harian ASN.
Baca Juga: Wali Kota Malang: Penanganan Macet dan Banjir Terus Berprogres
Menurut Wahyu, program gowes ke kantor sudah mulai diberlakukan sejak pekan lalu. Selain menghemat BBM, kebijakan ini juga dinilai membawa manfaat kesehatan bagi pegawai.
“Kalau tidak punya sepeda, bisa menggunakan transportasi umum seperti Trans Jatim,” ujarnya.
Di sisi lain, opsi Work From Home (WFH) masih dalam tahap menunggu petunjuk resmi dari pemerintah pusat. Pemkot Malang belum bisa menerapkan kebijakan tersebut sebelum aturan teknis diterbitkan.
“Sambil menunggu regulasi, gowes tetap berjalan,” tambahnya.
Baca Juga: Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Wali Kota Malang Ajak ASN Hemat BBM dengan Gowes
Meski demikian, Wahyu memastikan jika kebijakan WFH nantinya diterapkan, kinerja ASN tetap terjaga. Pemkot Malang disebut sudah memiliki pengalaman dalam menjalankan sistem kerja jarak jauh saat pandemi Covid-19.
Sistem pemantauan kinerja juga akan disiapkan agar produktivitas pegawai tetap optimal.
“Pengawasan tetap ada. Meski WFH, ASN harus tetap produktif,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan mampu menekan penggunaan BBM secara bertahap, sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan efisien di lingkungan Pemkot Malang.
Editor : Aditya Novrian