MALANG KOTA, RADAR MALANG – Penyaluran makanan bergizi gratis (MBG) di Kota Malang dipastikan aman pasca Ramadan. Selama bulan puasa, beberapa wali murid sempat melaporkan kondisi MBG yang diterima tidak layak, seperti makanan berbelatung atau menu yang dinilai kurang bergizi.
Menanggapi keluhan tersebut, Pemerintah Kota Malang segera menggelar pertemuan dengan koordinator wilayah MBG dan pihak terkait. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, hasil pertemuan memastikan MBG sekarang aman untuk disalurkan kembali.
Baca Juga: Program MBG di Kota Malang Serap Dana Rp 723 Miliar per Tahun
"Kami sudah bertemu dengan direktur pengawasan. Disampaikan bahwa di Kota Malang aman untuk disalurkan kembali," ujar Wahyu seusai melakukan uji coba MBG prasmanan di MIN 2 Kota Malang, Kamis (2/4).
Ia menjelaskan, selama Ramadan ada beberapa makanan kering yang dibawa pulang murid sehingga kondisi MBG terpengaruh.
Kini, MBG langsung dikonsumsi di sekolah agar kualitas tetap terjaga. Pemkot juga telah mengimbau pengelola SPPG untuk memastikan kondisi makanan sebelum dibagikan.
Pemantauan tambahan dilakukan melalui 16 puskesmas di Kota Malang. Jika ditemukan masalah, tenaga sanitarian lingkungan (TSL) dari puskesmas siap turun langsung ke SPPG untuk mengecek dan menangani.
Baca Juga: Warga Kabupaten Malang Bisa Lapor Menu MBG Bermasalah via Whatsapp, Ini Nomor Aduannya
Selain memastikan keamanan MBG, pemkot juga sedang menguji program MBG prasmanan sebagai pilot project di MIN 2 Kota Malang. Model prasmanan ini mendapat respons positif dari murid-murid karena menu lebih bervariasi dan porsi lebih banyak.
"Ke depannya, kami akan melaporkan hasil uji coba ini ke BGN untuk pengembangan program selanjutnya," tegas Wahyu.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas gizi dan kepuasan murid, sekaligus memastikan penyaluran MBG lebih aman dan tepat sasaran di Kota Malang.
Editor : Aditya Novrian