Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Begini Kata Dokter Spesialis Kejiwaan Soal Reklame Kontroversial Film 'Aku Harus Mati'

Nabila Amelia • Minggu, 5 April 2026 | 21:25 WIB
Logo PDSKJI
Logo PDSKJI

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Reklame film berjudul 'Aku Harus Mati' memicu reaksi dari masyarakat. Bahkan tak hanya itu, atensi khusus diberikan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI).

Ketua PDSKJI Cabang Malang dr Didit Roesono SpKJ mengatakan bahwa promosi karya di ruang publik yang memiliki konotasi menjurus ke kematian bisa menjadi trigger untuk sejumlah pihak. Apalagi saat ini kesadaran akan kesehatan mental sudah semakin besar.

Di fasilitas kesehatan, baik negeri maupun swasta sudah banyak yang memeriksakan kesehatan mental. "Jika dulunya didominasi orang dengan skizofrenia, sekarang ada juga yang berkunjung karena mengalami kecemasan, depresi, hingga bipolar," ungkap Didit.

Usia yang berkunjung pun kebanyakan masih muda. Bahkan ada yang memiliki kecenderungan melukai diri. "Kalau dulu yang memiliki kecenderungan melukai diri karena faktor konsumsi narkoba, sekarang ada yang karena depresi atau cemas," imbuh lelaki yang juga dokter spesialis di Rumah Sakit Radjiman Wediodiningrat itu.

Untuk itu, penyampaian materi promosi di ruang publik seperti yang ditayangkan pihak pembuat film 'Aku Harus Mati' harusnya lebih berhati-hati. "Kami tidak membatasi, tapi kan bisa dicari judul yang baik dan positif," pungkas Didit.

PDSKJI sendiri mengunggah pernyataan keprihatinan pada keberadaan reklame itu, Minggu (5/4) di Instagram @pdskji_indonesia. Sebab, reklame tersebut berpotensi memicu distres psikologis di ruang publik.

Dalam unggahannya, PDSKJI menyampaikan bahwa postingan di ruang publik bisa diakses siapa saja. Termasuk anak, remaja, atau individu yang sedang dalam tekanan mental.

PDSKJI juga menegaskan jika tidak membatasi kebebasan berekspresi dalam karya. Namun, penyampaian pesan di ruang publik harus diiringi dengan tanggung jawab sosial. Seperti tema kematian perlu disampaikan dengan kehati-hatian dan mempertimbangkan dampaknya di masyarakat.

Penulis : Nabila Amelia

Editor : A. Nugroho
#aku harus mati #kejiwaan #film #reklame