Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sempat Viral Pedagang Lele Dikira Maling Motor, Warga Gadang Kedungkandang Ternyata Hanya Salah Paham

Nabila Amelia • Rabu, 8 April 2026 | 18:57 WIB
SM (baju merah muda) bersama pihak pemilik warung saat dimediasi di Polsek Kedungkandang. (Polsek Kedungkandang)
SM (baju merah muda) bersama pihak pemilik warung saat dimediasi di Polsek Kedungkandang. (Polsek Kedungkandang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian sepeda motor di Jalan Rajasa, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, sempat viral di grup warga pada Selasa siang (7/4). Namun, kejadian tersebut dipastikan hanya kesalahpahaman.

Peristiwa itu bermula saat seorang pria berinisial SM terlihat berada di atas sepeda motor milik pemilik warung di lokasi kejadian. Kunci kontak sudah terpasang, sehingga memicu kecurigaan warga yang mengira akan terjadi pencurian.

Baca Juga: Remaja Curi Motor di Lawang Divonis 5 Bulan Penjara oleh PN Kepanjen

Kapolsek Kedungkandang Kompol M. Roichan menjelaskan, kejadian tersebut diketahui petugas saat patroli di wilayah setempat. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan unsur tindak pidana.

“Yang bersangkutan sebenarnya berniat meminjam motor dan hal itu sudah diketahui oleh istri pemilik warung. Namun informasi tersebut tidak tersampaikan kepada pemilik,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Malang.

Saat pemilik warung datang bersama warga, kecurigaan langsung muncul karena melihat pria tersebut berada di atas motornya. Situasi semakin tegang ketika ada warga yang berteriak, sehingga pria tersebut panik dan sempat berusaha menjauh sebelum akhirnya diamankan.

Baca Juga: Polisi Masih Kejar Pelaku Curanmor Modus Bantu Motor Mogok di Turen Malang dengan Andalkan Rekaman CCTV

Polisi kemudian membawa yang bersangkutan ke kantor untuk klarifikasi. Hasilnya, peristiwa tersebut dipastikan hanya kesalahpahaman antarwarga.

Diketahui, pria tersebut sehari-hari bekerja sebagai pedagang lele di Pasar Gadang dan rutin memasok dagangannya ke warung di lokasi kejadian. Ia juga sudah dikenal oleh keluarga pemilik warung.

Setelah dipertemukan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Keduanya saling memaafkan dan tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, serta memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, terutama di media sosial.

Editor : Aditya Novrian
#maling motor Kedungkandang #salah paham motor Malang #viral curanmor Malang #warga Gadang #polsek kedungkandang