RADAR MALANG – Yai Mim dinyatakan meninggal dunia pada hari Senin (13/4) akibat asfiksia atau kekurangan oksigen secara drastis saat perjalanan menuju RSUD dr Saiful Anwar.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Rkhmad Aji Prabowo menyebutkan bahwa sebelumnya kondisi tubuh Yai Mim dalam keadaan sehat dengan tekanan darah 110/80 saat melakukan pemeriksaan pada pukul 08.59 WIB.
Namun, sekitar pukul 13.45, secara tiba-tiba Yai Mim terjatuh ketika berjalan dari ruang tahanan nomor 4 menuju ruang pemeriksaan. Petugas langsung membawa Yai Mim ke rumah sakit, tetapi ia meninggal dunia saat dalam perjalanan.
Baca Juga: Yai Mim Tutup Usia, Begini Rekam Jejaknya Selama Jadi Dosen di UIN Malang
Profil Yai Mim
Mohammad Imam Muslimin Mardi atau yang kerap disapa dengan Yai Mim lahir di Blitar, Jawa Timur pada tanggal 11 Maret 1966.
Sepak terjang pendidikannya dimulai dari Madrasah Ibtidaiyah Al Qodiriyah Blitar, kemudian di MTs Ma’arif Bakung. Ia juga pernah sekolah di Pesantren Terpadu Al Kamar Kunir Wonodadi, Blitar dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni S1 di UIN Sunan Ampel Surabaya dengan jurusan Bahasa Arab dan S2 di Universitas Muhammadiyah Malang dengan fokus studi Islam dan tasawuf.
Sejak awal 1990-an, Yai Mim telah menjadi dosen luar biasa di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sebelum kemudian berkarier sebagai dosen tetap di Fakultas Tarbiyah pada tahun 1998.
Pada tahun 2007, ia mendirikan Pondok Pesantren Al Adzkiya’ Nurus Shafa (Anshofa) di Blitar dengan fokus pengajaran mengaji, filsafat, serta tasawuf praktis.
Baca Juga: Apa Itu Asfiksia? Penyakit yang Membuat Yai Mim Meninggal secara Mendadak
Memasuki tahun 2021, Yai Mim kembali mendirikan Pondok Pesantren Bayt Al-Quran Nurus Shafa (BaiQu Nusa) yang berfokus pada hafalan Quran dengan pendekatan tasawuf.
Namun, pada tahun 2025, ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari kariernya sebagai dosen akibat konflik dengan tetangganya terkait persoalan tanah wakaf jalan yang digunakan untuk kepentingan parkir pribadi.
Kasus tersebut kemudian berkembang dan membuat Yai Mim ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus pornografi serta pelecehan seksual hingga ia meninggal dunia saat menjalani proses hukum di Polresta Malang Kota.
Baca Juga: Perjalanan Kasus Yai Mim: Dari Viral Cekcok dengan Tetangga hingga Jadi Tersangka Kasus Pornografi
Editor : Aditya Novrian