Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perjalanan Kasus Yai Mim: Dari Viral Cekcok dengan Tetangga hingga Jadi Tersangka Kasus Pornografi

Aditya Novrian • Selasa, 14 April 2026 | 06:47 WIB
Yai Mim didampingi kuasa hukumnya saat datang ke Mapolresta Malang Kota beberapa waktu yang lalu. (Istimewa)
Yai Mim didampingi kuasa hukumnya saat datang ke Mapolresta Malang Kota beberapa waktu yang lalu. (Istimewa)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Kabar duka datang dari Kota Malang. Mohammad Imam Muslimin atau kerap disapa Yai Mim meninggal dunia pada Senin (13/4) setelah dinyatakan menderita asfiksia.

Jawa Pos Radar Malang menghimpun perjalanan kasus Yai Mim dari awal hingga menjadi tersangka kasus pornografi. Berikut kronologi lengkapnya:

Perjalanan kasus yang menyeret eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu bermula dari konflik lingkungan yang kemudian berkembang menjadi perkara pidana.

Baca Juga: Nurul Sahara Sampaikan Duka dan Doa untuk Keluarga Yai Mim, Begini Isinya

 

Peristiwa awal terjadi pada pertengahan September 2025. Saat itu, terjadi perselisihan antara Yai Mim dan tetangganya, Nurul Sahara, di kawasan Merjosari, Kota Malang. Konflik dipicu persoalan akses jalan yang disebut ditutup menggunakan tali dan tanaman.

Perdebatan keduanya sempat terekam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Yai Mim terlihat terlibat adu argumen hingga sempat terjatuh. Potongan video yang beredar memunculkan beragam persepsi di tengah masyarakat,

Baca Juga: Penyebab Kematian Terungkap, Polisi Pastikan Yai Mim Meninggal karena Asfiksia

Memasuki awal Oktober 2025, perkara berlanjut ke ranah hukum. Pada 8 Oktober 2025, Nurul Sahara resmi melaporkan Yai Mim ke Polresta Malang Kota atas dugaan pelecehan dan kekerasan seksual.

Penyidik kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti, termasuk bukti digital. Dalam perkembangannya, perkara juga mengarah pada dugaan pelanggaran Undang-Undang Pornografi.

Seiring berjalannya waktu, tekanan sosial terhadap Yai Mim meningkat. Ia bersama istrinya sempat diminta meninggalkan rumah di kawasan Merjosari dan tinggal berpindah-pindah.

Baca Juga: Yai Mim Meninggal Dunia, Kasi Humas Polresta Malang Kota Sebut Kasus Berpotensi Gugur

Dampak juga merembet ke dunia akademik. Yai Mim mengundurkan diri dari posisinya sebagai dosen di UIN Maliki Malang setelah kasusnya menjadi sorotan publik.

Memasuki akhir 2025, proses penyidikan terus berjalan. Hingga pada Januari 2026, status hukum Yai Mim resmi naik menjadi tersangka setelah penyidik menyatakan telah mengantongi alat bukti yang cukup.

Setelah itu, Yai Mim menjalani pemeriksaan intensif dan ditahan di Polresta Malang Kota. Dalam keterangannya, ia membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Kasus ini berkembang menjadi perhatian luas karena melibatkan sosok tokoh agama sekaligus akademisi. Beragam respons muncul dari masyarakat, baik yang mendukung proses hukum maupun yang mempertanyakan sejumlah aspek kasus.

Baca Juga: Breaking News: Yai Mim Tutup Usia pada Senin 13 April, UIN Malang Sampaikan Duka

Hingga akhirnya, pada Senin (13/4), Yai Mim meninggal dunia. Kepergiannya menutup perjalanan panjang perkara yang bermula dari konflik sederhana di lingkungan tempat tinggal, lalu berkembang menjadi kasus hukum besar yang belum sepenuhnya tuntas.

Editor : Aditya Novrian
#Yai Mim meninggal #kasus Yai Mim #konflik Merjosari #POLRESTA MALANG KOTA #UIN Malang