KEPANJEN, RADAR MALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama. Bupati Malang M. Sanusi memastikan operasional puskesmas berjalan maksimal melalui peninjauan langsung ke lapangan.
Hal itu disampaikan saat pemberian tugas tambahan kepada tenaga kesehatan (nakes) sebagai kepala puskesmas, Senin (13/4) di Pendapa Agung Kabupaten Malang.
“Puskesmas rutin kami kunjungi untuk memastikan pelayanan terus berjalan. Puskesmas juga dibebaskan dari WFH,” ujar Sanusi.
Hingga Selasa (14/4), tercatat delapan puskesmas telah dikunjungi. Terbaru yakni Puskesmas Pamotan, Dampit, dan Turen. Sebelumnya, Sanusi juga meninjau Puskesmas Sumberpucung, Kalipare, Pagak, Sumbermanjing Kulon, dan Donomulyo.
Menurutnya, peninjauan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat serta tenaga medis. Selain itu, untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana penunjang layanan kesehatan.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain penerangan, ketersediaan air bersih, hingga kesiapan genset guna mendukung operasional layanan.
“Pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas memiliki peran strategis dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif,” jelasnya.
Baca Juga: Puskesmas Sumberpucung Buka Layanan Tes dan Konsultasi HIV/AIDS, Warga Bisa Cek Gratis
Sanusi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan. Termasuk menghadirkan fasilitas ramah anak serta tenaga medis yang profesional, responsif, dan komunikatif.
Ia mengimbau puskesmas aktif memantau perkembangan ibu hamil dan balita. Selain itu, pemberian makanan tambahan juga didorong untuk menunjang kesehatan keduanya.
“Perkembangan ibu hamil dan balita harus dipantau dan dilaporkan secara berkala ke Dinas KB,” tegasnya.
Editor : Aditya Novrian