KEPANJEN, RADAR MALANG – Kepastian laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan masih belum menemui titik terang.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menandatangani rekomendasi yang mengizinkan pertandingan tersebut digelar di Kepanjen.
“Hasilnya belum ada, karena ini baru penyampaian pendapat. Sama seperti sebelumnya yang menyampaikan penolakan, ini menjadi bahan pertimbangan kami,” ujarnya setelah aksi Aremania Bergerak di Mapolres Malang, Kamis (16/4).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah aksi “Aremania Kanjuruhan Rumah Kita” yang diikuti ratusan suporter. Dalam aksi itu, massa menyampaikan berbagai aspirasi agar laga tetap digelar di stadion kebanggaan mereka.
Taat menjelaskan, kepolisian masih melakukan kajian menyeluruh terkait kemungkinan pertandingan tersebut bisa dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan yang berada di Desa Kedungpendaringan, Kecamatan Kepanjen.
Menurutnya, berbagai masukan telah diterima, baik yang mendukung maupun yang menolak pelaksanaan laga di lokasi tersebut.
“Kami sudah mendapatkan berbagai pendapat, baik yang menolak maupun yang menghendaki pertandingan tetap digelar di Kanjuruhan,” jelasnya.
Baca Juga: Winger Arema FC Gabriel Silva Berlatih Sembari Menahan Nyeri
Ia menegaskan, keputusan akhir sangat bergantung pada rekomendasi atau izin yang akan dikeluarkan oleh kepolisian.
Dalam prosesnya, Polres Malang tidak bekerja sendiri. Koordinasi juga dilakukan dengan Polda Jawa Timur hingga Mabes Polri sebelum keputusan final ditetapkan.
“Sampai sekarang saya belum tanda tangan rekomendasi yang mengizinkan laga lawan Persebaya di Kanjuruhan,” tegasnya.
Meski belum ada keputusan, Taat memastikan bahwa kepolisian menargetkan hasilnya keluar dalam waktu dekat.
“Yang pasti keputusan keluar sebelum tanggal pertandingan. Targetnya pekan ini sudah ada keputusan,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan, seluruh pemangku kepentingan akan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan guna memastikan aspek keamanan dan kesiapan penyelenggaraan pertandingan.
Dengan demikian, nasib laga Arema FC kontra Persebaya di Kanjuruhan masih menunggu hasil kajian dan keputusan resmi dari pihak kepolisian.
Editor : Aditya Novrian