MALANG KOTA, RADAR MALANG – Jembatan sempit di Jalan Tapaksiring, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen kembali dikeluhkan pengguna jalan. Jembatan yang dikenal sebagai Jembatan Pelor atau Shiratal Mustaqim itu kerap membuat mobil dan motor gede tersasar.
Padahal, lebar jembatan tersebut hanya cukup dilalui dua sepeda motor kecil. Kondisi ini sering memicu kemacetan ketika kendaraan berukuran besar terlanjur masuk.
“Kalau sudah masuk, pasti macet. Putar baliknya juga lama karena jalannya sempit,” ujar Idris Auwwalin, salah satu pengendara.
Baca Juga: Buntut Mobil Nekat Masuk Jembatan Pelor, Polresta Pasang Papan Pengumuman
Menurut warga, mayoritas kendaraan yang tersasar berasal dari luar kota. Mereka biasanya mengikuti navigasi digital tanpa mengetahui kondisi jalan sebenarnya.
Berbagai upaya sebenarnya sudah dilakukan. Mulai dari memberi keterangan di Google Maps hingga memasang tanda larangan di kedua ujung jembatan. Namun, kendaraan besar masih saja nekat melintas.
Karena kesal, warga akhirnya memasang banner dengan tulisan nyeleneh: “Berita Sak Mene Akehe Sek Kesasar, KEBACUT”.
Tulisan tersebut menjadi bentuk sindiran karena masih banyak pengendara yang tidak memperhatikan peringatan yang sudah ada.
Warga berharap ada solusi lebih tegas agar kejadian serupa tidak terus berulang dan mengganggu akses jalan warga sekitar.
Editor : Aditya Novrian