PAKIS, RADAR MALANG – Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah desa mulai berjalan. Ratusan gerai sudah dibangun dalam beberapa bulan terakhir untuk mendukung operasional koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Babinsa Mangliawan Sertu Harsono menyebut, proyek pembangunan gerai KDMP dilaksanakan pihak pelaksana yang ditunjuk melalui PT Agrinas. Namun, terkait besaran anggaran pembangunan, dirinya mengaku tidak mengetahui secara rinci.
Baca Juga: DPMD Kabupaten Malang Akui DD Koperasi Desa Merah Putih Belum Turun karena Tunggu Juknis Pusat
“Terkait nominal pendanaannya saya tidak tahu. Itu langsung dari pemborong. Saya bertugas mendampingi selama proses pembangunan,” ujarnya, Selasa (21/4).
Harsono menjelaskan, pendampingan yang dilakukan lebih fokus pada pengawasan teknis pembangunan. Termasuk memastikan spesifikasi material sesuai, mulai dari rangka besi hingga ukuran konstruksi.
Soal skema pendanaan pembangunan gerai KDMP, Harsono juga belum dapat memastikan, termasuk terkait informasi yang beredar bahwa pendanaan bersifat pinjaman.
“Saya masih belum memastikan terkait hal itu. Menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat,” katanya.
Baca Juga: Koperasi Desa di Kabupaten Malang Siap-Siap Terima Truk Negara
Dalam skema pembangunan, setiap kepala desa maupun lurah memiliki tanggung jawab menyiapkan lahan untuk gerai. Total kebutuhan lahan mencapai 1.000 meter persegi, terdiri dari 600 meter persegi untuk bangunan dan 400 meter persegi untuk area parkir.
Menariknya, seluruh gerai dibangun dengan desain seragam. Ukuran bangunan ditetapkan sepanjang 30 meter dan lebar 20 meter. Tata ruang serta pembagian sekat ruangan juga dibuat sama.
Gerai KDMP nantinya dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masing-masing desa atau kelurahan, sepanjang masuk dalam delapan unit usaha koperasi yang diperbolehkan.
Unit usaha tersebut meliputi penyediaan sembako, obat murah, kantor koperasi, simpan pinjam, klinik desa, cold storage atau gudang, distribusi logistik, hingga unit usaha lain sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.
Editor : Aditya Novrian