Seperti diberitakan, kebakaran itu terjadi pada Jumat sore (24/4). Api pertama diketahui penjaga gudang sekitar pukul 16.18. Dalam waktu singkat gudang seluas 400 meter persegi itu sudah diselimuti asap.
Petugas butuh waktu sekitar 5 jam untuk memastikan api benar-benar padam. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di salah satu stop kontak. Gudang rokok itu diketahui milik H. Toni.
Saat kejadian pemilik tidak berada di lokasi. Begitu juga para pegawai, yang sudah pulang sekitar pukul 15.30. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 16.29. Posisi api sudah membakar seluruh gudang dan banyak kepulan asap hitam.
Baca Juga: Kebakaran di Pandanwangi Malang, Mesin Terlalu Panas, Gudang Wadah Telur Terbakar
”Api cepat merambat karena mayoritas isi gudang adalah material yang mudah terbakar,” ujar Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan. Gudang yang terbakar itu biasa dipakai menyimpan bahan rokok. Seperti tembakau kering dan kertas rokok.
Petugas sedikit kesulitan saat memadamkan api lantaran kepulan asap hitam yang pekat. Itu membatasi jarak pandang petugas sehingga sulit meraih titik api yang masih menyala. ”Kami baru rampung pendinginan itu sekitar pukul 21.30,” tambah Pandu.
Total ada sembilan unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan.
Baca Juga: Kebakaran Pasar Comboran Kota Malang, Ini Link Video Damkar Padamkan Api dalam Gedung
Pemadaman dilakukan bersama 50 personel. Tak hanya itu, pihaknya juga berkolaborasi dengan para relawan, ambulans, kepolisian, hingga perangkat terkait lainnya.
Ada sekitar 240 ribu liter air yang digunakan petugas. Mereka memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Pandu menambahkan, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.
Untuk kepastiannya, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi. ”Karena di lokasi kejadian ada beberapa CCTV. Kami berharap masih ada rekaman yang bisa diselamatkan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” sambung dia.
Di tempat lain, Kapolsek Kedungkandang Kompol M. Roichan memastikan bila aparat sudah bergerak mencari tahu penyebab kebakaran. Dugaan sementaranya sama dengan Damkar Kota Malang. ”Saat ini masih didalami oleh Puslabfor Polresta Malang Kota untuk penyebab pastinya atau titik pertama munculnya api,” kata dia. (aff/by)
Editor : A. Nugroho