MALANG KOTA, RADAR MALANG – Jumlah pengguna kereta api di wilayah Malang Raya selama April 2026 menembus 193.409 penumpang. KAI Daop 8 Surabaya menyebut tingginya angka tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian hingga perjalanan wisata.
Dari total tersebut, sebanyak 96.854 penumpang tercatat berangkat dari berbagai stasiun di Malang Raya. Sementara 96.555 penumpang lainnya merupakan pelanggan yang tiba di wilayah tersebut.
Baca Juga: Imbas Insiden Bekasi: 2 Kereta Dibatalkan, 2 Terlambat, KAI Buka Kesempatan Refund 100 Persen
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, volume penumpang tertinggi masih didominasi Stasiun Malang.
“Untuk stasiun dengan volume tertinggi adalah Stasiun Malang dengan volume keberangkatan tertinggi yakni sebanyak 82.918 penumpang,” ujarnya.
Selain Stasiun Malang, jumlah keberangkatan juga tercatat cukup tinggi di beberapa stasiun lain. Yakni Stasiun Kepanjen sebanyak 5.785 penumpang dan Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 5.318 penumpang.
Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan, 1.800 Titik Perlintasan Sebidang Kereta Api Perlu Dievaluasi
Kedatangan Penumpang Juga Didominasi Stasiun Malang
Untuk kedatangan penumpang, Stasiun Malang kembali mencatat angka tertinggi dengan 84.115 penumpang.
Disusul Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 5.128 penumpang dan Stasiun Kepanjen sebanyak 4.927 penumpang.
Sementara itu, Stasiun Lawang mencatat 2.193 penumpang datang dan Stasiun Sumberpucung sebanyak 192 penumpang.
Baca Juga: Perjalanan Kereta Api dari Stasiun Malang Mulai Normal
Mobilitas Wisata dan Aktivitas Harian Dinilai Tinggi
Menurut Mahendro, tingginya angka pengguna kereta api menunjukkan layanan transportasi rel masih menjadi andalan masyarakat untuk bekerja, pendidikan, maupun wisata.
“Kami terus berupaya memberikan kemudahan akses layanan, kenyamanan di stasiun, hingga selama perjalanan,” tegasnya.
Editor : Aditya Novrian