Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Radar Malang bersama Opinion Maker  Wilayah Kalimantan Bahas Strategi Bertahan di Era Digital

Nahdiatul Affandiah • Kamis, 7 Mei 2026 | 18:05 WIB
GAYENG: Opinion maker dari kalangan media di Kalimantan foto bersama crew Jawa Pos Radar Malang, Kamis (7/5). (NAHDIATUL AFFANDIAH/RADAR MALANG)
GAYENG: Opinion maker dari kalangan media di Kalimantan foto bersama crew Jawa Pos Radar Malang, Kamis (7/5). (NAHDIATUL AFFANDIAH/RADAR MALANG)
MALANG KOTA,  RADAR MALANG - Sejumlah perwakilan media dari Pulau Kalimantan berkunjung ke Jawa Pos Radar Malang Kamis siang (7/5). Banyak topik yang didiskusikan. Mulai dari cara mempertahankan oplah koran di tengah gempuran digital, hingga seluk beluk di dapur redaksi. 
 
Studi banding media dilakukan dengan tujuan meningkatkan mutu pemberitaan dan bertahan di era digital. Plt Kepala Unit Kehumasan BI Kalsel Eko Sutopo menuturkan,  kunjungan itu penting dilakukan untuk meningkatkan kapasitas opinion maker dalam membangun komunikasi dan pemberitaan di Kalimantan. 
 
Sebab, media sudah menjadi jembatan komunikasi antara pemangku kebijakan dengan masyarakat yang berimbang.
 
“Kedatangan kami hari ini (Kamis) sebagai upaya untuk membuka ruang diskusi dan ruang kolaborasi guna meningkatkan wawasan serta  kemampuan para peserta” ujar Eko.
 
Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Malang Bayu Mulya Putra memimpin langsung jalannya diskusi. Banyak pertanyaan terlontar antar-media. Mulai cara upgrade mengelola berita hingga pelebaran ke ranah digital. Seperti pembuatan podcast dan konten media sosial lainnya. 
 
“Tahun ini kami secara agresif mulai ekspansi ke berbagai kanal media sosial. Termasuk Instagram, TikTok, hingga YouTube dan Facebook Pro,” ujar Bayu.
 
Dia juga memaparkan sejarah berdirinya Radar Malang hingga kiat-kiat bisa bertahan sampai usia 27 tahun. Termasuk proses memasak berita harian di dapur redaksi dan cara bertahan mencari peluang advertorial di tengah efisiensi.
 
Pertemuan antar-media itu ditutup dengan berkeliling kantor Radar Malang. Secara spesifik Bayu menjelaskan ruang-ruang kerja divisi redaksi. Mulai ruang pembuatan podcast hingga ruang editing dan layout berita. (*)
Editor : Aditya Novrian
#media Kalimantan #strategi media digital #BI Kalsel #radar malang