MALANG KOTA, RADAR MALANG – Kebakaran terjadi di ruang praktikum tugas akhir Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang (Polinema) pada Senin malam (11/5).
Api diduga dipicu baterai yang mengalami overload saat proses pengisian daya atau charging. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.18.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang Pandu Rizki Darmawan menjelaskan, objek yang terbakar berada di ruang praktikum tugas akhir Jurusan Teknik Mesin.
Area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 40 meter persegi. Selain baterai, api juga membakar sepeda motor yang berada di dalam ruang praktikum tersebut.
Baca Juga: Ruang Mesin Gedung Polinema Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan sebelum Merembet
“Dugaan sementara berasal dari baterai yang mengalami overload saat charging. Objek yang terbakar meliputi baterai dan sepeda motor di ruang praktikum,” ujar Pandu.
Laporan pertama diterima petugas dari Rosa Andrie Asmara, warga Jalan Terusan Ambarawa VII, Sumbersari, Lowokwaru. Setelah menerima laporan, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Security dan Sprinkler Berhasil Cegah Api Meluas
Sebanyak 13 personel diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Tiga unit mobil pemadam kebakaran yakni Ayaxx09, Matra08, dan Trembelo06 juga dikerahkan ke area kampus.
Baca Juga: Kabar Duka: Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah
Petugas berangkat sekitar pukul 21.20 dan tiba di lokasi pukul 21.32. Saat tiba, api diketahui sudah berhasil dipadamkan oleh petugas keamanan kampus menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Selain itu, sistem proteksi kebakaran aktif berupa sprinkler di dalam gedung juga berfungsi dengan baik sehingga api tidak sempat merembet ke ruangan lain.
“Sampai di lokasi api sudah padam, dipadamkan oleh security menggunakan APAR dan proteksi kebakaran aktif berupa sprinkler yang bekerja dengan baik. Tim kami kemudian memastikan tidak ada hidden fire,” terang Pandu.
Kerugian Ditaksir Capai Rp 50 Juta
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas masih melakukan pemeriksaan dan pendinginan selama sekitar 20 menit untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Selain petugas damkar, penanganan kejadian juga melibatkan Polsek Lowokwaru, Satlinmas Jatimulyo, RJT, serta tim ambulans Malang Strudel dan Griya Tilawah.
Setelah kondisi dipastikan aman, seluruh petugas kembali ke markas sekitar pukul 22.15.
Editor : Aditya Novrian