PONCOKUSUMO, RADAR MALANG – Warga Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di area kebun singkong, Selasa siang (19/5).
Korban diketahui bernama Akhmad Sugiarto, 33, warga Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Polisi menyebut korban ditemukan warga sekitar saat berada di area kebun milik warga setempat.
Ditemukan Warga Saat Mencari Rumput
Kapolsek Polsek Poncokusumo AKP Teguh Iman Sugiharto mengatakan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.00 oleh seorang warga bernama Sumarto yang sedang mencari rumput.
Baca Juga: Remaja Perempuan di Blimbing Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual dari Keluarga Mantan Pacarnya
“Yang menemukan pertama kali adalah warga bernama Sumarto, waktu itu dia sedang mencari rumput,” terang Teguh.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi kemudian melaporkan temuannya kepada perangkat desa setempat yang diteruskan ke pihak kepolisian.
Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan
Baca Juga: 57 Warga Kabupaten Malang Terkena Campak, Mayoritas Balita
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Sejumlah barang pribadi milik korban juga ditemukan di sekitar lokasi kejadian, termasuk beberapa barang bawaan sehari-hari dan sebuah pesan tertulis.
Namun polisi memastikan temuan tersebut belum menjadi dasar untuk menarik kesimpulan lebih jauh terkait penyebab pasti kejadian.
“Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut murni musibah dan membuat surat pernyataan tidak menuntut kepada pihak manapun,” tandas Teguh.
Keluarga korban juga disebut menyatakan penolakan dilakukan autopsi maupun visum et repertum.
Pentingnya Dukungan dan Pendampingan
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya dukungan sosial dan perhatian terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar. Masyarakat diimbau tidak menyebarkan foto, video, maupun informasi sensitif terkait korban demi menghormati keluarga yang ditinggalkan.
Bagi siapa pun yang mengalami tekanan emosional atau memiliki orang terdekat yang membutuhkan bantuan, dukungan keluarga, sahabat, tenaga kesehatan, maupun layanan konseling profesional dapat menjadi langkah penting untuk mendapatkan pertolongan.
Editor : Aditya Novrian