Transaksi Pasar Gadang Tembus Rp 3 Miliar Per Hari meski Pedagang Direlokasi ke Tempat Baru

Andika Satria Perdana • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 14:55 WIB
Ilustrasi aktivitas pedagang di titik relokasi PIG. (Andika Satria Perdana/Radar Malang)
Ilustrasi aktivitas pedagang di titik relokasi PIG. (Andika Satria Perdana/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Perputaran transaksi di Pasar Induk Gadang (PIG) Kota Malang tetap mencapai Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar per hari meski saat ini masih dalam tahap relokasi dan pembangunan. Nilai tersebut berasal dari aktivitas sekitar 1.000 pedagang yang kini menempati lokasi sementara.

Pemerintah Kota Malang mengakui aktivitas perdagangan memang belum sepenuhnya normal. Sebab, proses relokasi dan pembangunan pasar masih berlangsung sehingga berdampak terhadap jumlah pembeli maupun omzet pedagang.

Omzet Pedagang Pasar Gadang Masih Belum Stabil

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan, angka transaksi miliaran rupiah per hari tersebut masih berada di bawah kondisi normal sebelum relokasi dilakukan.

Baca Juga: 500 Pedagang Pasar Induk Gadang Nonaktif Dipastikan Tak Bisa Tempati Relokasi, Ini Penjelasan Diskopindag Kota Malang

“Meskipun mencapai Rp 3 miliar per hari, memang masih belum seperti keadaan normal karena sekarang masih tahap transisi,” ujar Eko.

Menurut dia, sejumlah pedagang juga menyampaikan keluhan terkait kondisi pasar yang masih relatif sepi dibanding sebelumnya. Penurunan jumlah pengunjung membuat omzet sebagian pedagang ikut terdampak.

“Ada beberapa keluhan masuk ke kami dari pedagang. Karena sekarang masih sepi,” tambahnya.

Pedagang Dinilai Lebih Nyaman di Lokasi Baru

Meski omzet menurun sementara waktu, Pemkot Malang menilai kondisi tersebut masih bisa dimaklumi karena Pasar Induk Gadang sedang berproses menuju penataan yang lebih baik.

Baca Juga: Perbaikan Jalan di Pasar Gadang Paling Lambat Dimulai Bulan Juni

Eko menyebut sebagian besar pedagang justru merasa lebih nyaman dengan lokasi baru yang telah disiapkan selama masa relokasi berlangsung.

“Pedagang juga merasa lebih nyaman dengan tempat baru. Mereka tidak masalah pendapatan menurun untuk sementara waktu,” imbuhnya.

Pemkot Malang optimistis aktivitas perdagangan akan kembali normal setelah seluruh tahapan pembangunan selesai dilakukan. Dengan kondisi pasar yang lebih tertata, jumlah pembeli diperkirakan kembali meningkat dan berdampak terhadap pendapatan pedagang.

Pembangunan Relokasi Masuk Tahap Kedua

Saat ini pembangunan area relokasi Pasar Induk Gadang telah memasuki tahap kedua. Setelah proses pembangunan selesai, sisa bedak di sisi barat pasar akan segera dibongkar.

Baca Juga: Perbaikan Jalan di Pasar Gadang Masih Terhalang Proses Relokasi

Selanjutnya, pemerintah akan melanjutkan perbaikan akses jalan di kawasan pasar untuk mendukung kelancaran aktivitas distribusi dan perdagangan.

Penataan Pasar Induk Gadang menjadi salah satu proyek strategis Pemkot Malang untuk meningkatkan kenyamanan pedagang maupun pembeli, sekaligus memperbaiki tata kawasan perdagangan di wilayah selatan Kota Malang.

Editor : Aditya Novrian
relokasi pasar gadang transaksi Pasar Gadang Pasar Kota Malang Diskopindag Kota Malang pasar induk gadang