KEPANJEN, RADAR MALANG – Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Malang mulai berlangsung secara bertahap sejak Kamis (4/6). Dari total 1.627 jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 14 hingga 18, sebanyak dua orang dipastikan tidak kembali ke tanah air karena wafat saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kepala Bagian Sub Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Malang Romdloni Suryono mengatakan, mayoritas jamaah dijadwalkan tiba di Indonesia pada 4 hingga 5 Juni 2026.
“Jemaah haji lainnya dijadwalkan pulang pada tanggal 4-5 Juni 2026,” ujarnya.
Rinciannya, jemaah kloter 14 sebanyak 359 orang dan kloter 15 sebanyak 376 orang telah tiba lebih dahulu pada Kamis (4/6). Sementara kloter 16, 17, dan 18 dijadwalkan menyusul pada Jumat (5/6).
Baca Juga: 1.198 Jemaah Haji Kembali ke Kota Malang
Kloter 16 hingga 18 Tiba Hari Ini
Romdloni menjelaskan, kloter 16 dan 17 masing-masing berjumlah 376 jamaah. Sedangkan kloter 18 terdiri atas 140 jemaah.
“Kemudian kloter 16 sebanyak 376 orang, kloter 17 sebanyak 376 orang, dan kloter 18 sebanyak 140 orang akan pulang Jumat (tanggal 5 Juni),” jelasnya.
Kedatangan para jemaah disambut keluarga yang telah menunggu sejak sore hari di sejumlah titik penjemputan, termasuk di Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen.
Baca Juga: Dua Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Tanah Suci
Keluarga Menunggu Sejak Sore
Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana haru mulai terasa sejak sore. Ratusan keluarga jamaah memadati area masjid untuk menyambut kepulangan kerabat mereka setelah menunaikan ibadah haji selama lebih dari satu bulan.
Salah satunya Arif, warga Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak. Ia datang bersama saudaranya untuk menjemput sang kakak yang tergabung dalam rombongan jamaah haji tahun ini.
“Dari jadwal infonya disuruh jemput jam 19.30 WIB. Terus sempat dikabari lagi kalau pesawatnya delay,” kata Arif saat ditemui di Masjid Agung Baiturrahman.
Selain menjadi momen pelepas rindu, kepulangan jemaah juga menjadi ungkapan rasa syukur keluarga setelah seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalani dengan baik. Meski demikian, kepulangan tahun ini juga diwarnai duka dengan wafatnya dua jemaah asal Kabupaten Malang saat berada di Tanah Suci.
Editor : Aditya Novrian