Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jepaplakan, Satu Istilah Punya Tiga Makna

Biyan Mudzaky Hanindito • Sabtu, 6 Juni 2026 | 05:49 WIB
Jepaplakan, Satu Istilah Punya Tiga Makna
Jepaplakan, Satu Istilah Punya Tiga Makna

”Lek onok arek wes tau tibo jepaplakan dan sek tambeng ae, biasane utek e rodok rantas,”

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Istilah ini memiliki tiga makna. Pemerhati Bahasa Malangan Restu Respati menjelaskan, kata jepaplakan berasal dari kata dasar jeplak. Artinya terbuka secara tiba-tiba. 

Makna pertama dari jepaplakan yakni jatuh. ”Bisa jatuh dengan posisi terduduk, terjengkang, tersungkur, atau telentang,” terang Restu. Khusus untuk makna itu, jatuhnya dengan posisi kaki terbuka. Umumnya karena tidak bisa menjaga keseimbangan tubuh.

Baca Juga: Lingua Franca: Setengah Rolas, Istilah Slang Anyar dari Malang Raya 

Makna berikutnya dari jepaplakan yakni menggambarkan jendela atau pintu terbuka. Satu contoh kata yang dia sebutkan yakni ”Lawang e ditutup ojok dijeplakno,” (pintunya ditutup jangan dibiarkan terbuka).

Baca Juga: Lingua Franca: Ambyos, Istilah Khas dari Wilayah Arekan

Makna ketiga berkaitan dengan gaya berbicara. Restu menyebut jepaplakan bisa menggambarkan seseorang yang sering berbicara lepas tanpa dipikir dulu. ”Makanya ada istilah sukur jeplak,” sebut dia. Makna dari kalimat itu adalah seseorang yang bicaranya ngawur dan tidak dipikirkan lebih dulu. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#Tiga Makna #jeplaplakan #jeplak #Lingua Franca