Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lingua Franca: Longan, Istilah Bahasa Jawa yang Punya Dua Makna

Andika Satria Perdana • Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:56 WIB
Longan, Istilah Bahasa Jawa yang Punya Dua Makna
Longan, Istilah Bahasa Jawa yang Punya Dua Makna

”Ojok kulino singitan ndek isor longan lek wayahe mbayar utang jes,” 

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Bagi pengguna tempat tidur era lama, istilah ini tentu familiar. Sebab kata longan merujuk pada kolong tempat tidur. Atau, di bawah dipan yang menjadi dudukan untuk kasur.  

Longan sendiri berasal dari Bahasa Jawa. Maknanya celah atau ruang kosong di bawah tempat tidur. ”Longan memang asli dari Bahasa Jawa. Artinya kolong tempat tidur,” ujar Pemerhati Bahasa Malangan Restu Respati.

Baca Juga: Lingua Franca: Setengah Rolas, Istilah Slang Anyar dari Malang Raya 

Istilah itu sebenarnya juga bisa digunakan untuk menyebut celah di beberapa perabotan. Seperti kursi panjang atau lainnya. Namun umumnya longan digunakan untuk celah di amben atau tempat tidur. 

Penggunaan kata longan biasanya ditambahi dengan ngisor. Contohnya yakni kalimat ”barange ndek isor longan”. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, ada makna lain dari longan yaitu mengurangi. 

Itu bisa dilihat pada pepatah Bahasa Jawa yang menggunakan kata longan. ”Mangan longan, turu longan," Itu merupakan ungkapan spiritual dalam budaya Jawa yang berarti mengurangi porsi makan dan tidur. 

Baca Juga: Lingua Franca: Ambyos, Istilah Khas dari Wilayah Arekan

Filosofinya yakni bentuk pengendalian diri dengan cara berpuasa dan mengurangi waktu tidur. Tujuannya untuk membersihkan hati, melatih spiritualitas, dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#Longan #Ngisor #Kolong Tempat Tidur #Lingua Franca